Berita Terbaru :
Janda Mucikari Jual Anak Bau Kencur Tarif Rp 800 Ribu
Bocah Diduga Disunat Makhluk Halus Gemparkan Warga Tuban
Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Siswa Tuna Netra Kelas 1 SLB Ikut Lomba Hafalan Alquran Tingkat Asia
PKB Rekom Gus Ipul Maju Pilwali Kota Pasuruan
Direktur Pasca Sarjana UINSA Melapor Dianiaya Teman Sejawat
Tabrak Dump Truk Parkir, Seorang Pengendara Tewas di Mojokerto
Dua Bakal Calon Bupati Sidoarjo Masih Menunggu Rekom DPP PDIP
Polda Jatim Gelar Lomba Dalmas Sabhara dan Wanteror Brimob
Sholawat Lita Machfud berkumandang di Kampung Surabaya
Sangat Penting Mencegah Konflik Dengan Teman
Satgas Covid Sidoarjo Gelar Razia Masker di Pasar Taman
KPU Sumenep Umumkan Pendaftaran Cabup dan Cawabup Segera Dibuka September
Gas Lpg 3 Kilogram di Magetan Mulai Sulit Didapat
Tercatat, Ratusan Hektar Sawah di Kabupaten Madiun Rusak Diserang Hama Wereng
   

Kementerian Minta DLH Fasilitasi Pengolahan Limbah Kulit
Mataraman  Kamis, 14-11-2019 | 09:15 wib
Reporter : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Kementerian Perindustrian meminta Dinas Lingkungan Hidup setempat menfasilitasi pengolahan limbah penyamakan kulit di Magetan. Diakuinya, kapasitas produksi di LIK sudah melampaui dari jumlah yang semestinya.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia meminta agar Dinas Lingkungan Hidup di Kabupaten Magetan, ikut menfasilitasi pengolahan limbah penyamakan kulit di Magetan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka, Gati Wibawaningsih, saat memberi bantuan alat pengering kulit di lingkungan industri kulit (LIK) Kabupaten Magetan, pada Rabu siang.

"LIK hanya untuk menfasilitasi 25 UKM, hingga saat ini menampung 126 IKM, sehingga pengolahan limbah kulit menjadi persoalan yang serius, yang harus ditangani bersama, termasuk lingkungan hidup," tutur Drajat Irawan, Kepala Disperindag Jatim.

Sementara itu, bantuan yang diberikan Kementerian Perindustrian, memang bukan untuk pengolahan limbah, melainkan alat pengering kulit dengan teknologi yang lebih baik, yang bisa mempersingkat waktu pengeringan dari biasanya 4 jam, bisa menjadi dua jam, dengan hasil yang lebih bagus.(end)

Berita Terkait

Kementerian Minta DLH Fasilitasi Pengolahan Limbah Kulit

Wisata Kali Gandong Beraroma Limbah Kulit
Berita Terpopuler
Direktur Pasca Sarjana UINSA Melapor Dianiaya Teman Sejawat
Metropolis  2 jam

Lagi, Perawat Senior RS Delta Surya Meninggal Akibat Covid 19
Metropolis  12 jam

Punggung Naga, Jalur Ekstrim Menuju Puncak Piramid
Mlaku - Mlaku  13 jam

Hasil Swab, 19 Pegawai Dispendukcapil Positif Virus Corona
Covid-19  55 menit



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber