Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Tawarkan Threesome, Wanita Dituntut 1 Tahun Penjara
Rabu, 13-11-2019 | 19:06 wib
Oleh : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Perkara threesome, atau seks bertiga yang dibongkar Polrestabes Surabaya, disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya. Terdakwa Windyana Rizki yang menawarkan layanan threesome, dituntut 1 tahun penjara oleh jaksa Kejari Surabaya.

Dalam persidangan tertutup di ruang sari 3, Jaksa Suparlan dari Kejari Surabaya, menyatakan terdakwa Windyana Rizki, warga Kaliwates Jember, terbukti secara sah dan menyakinkan menawarkan jasa layanan seks bertiga atau threesome, secara online.

Atas perbuatannya, jaksa meminta majelis hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara 1 tahun penjara. Atas tuntutan ini, majelis hakim yang diketuai Eddy Suprayitno memberi kesempatan kepada wanita 32 tahun ini menyampaikan pembelaannya pada minggu depan.

Sekedar diketahui, Windyana ditangkap lantaran menawarkan layanan seks di akun twiternya. Saat menerima bookingan dari pria hidung belang, dengan tarif Rp 1,8 juta, Windyana mengajak temannya Tatik Dwi Nur untuk seks bertiga atau threesome. Namun praktek threesome ini berhasil dibongkar anggota Reskrim Polrestabes Surabaya.(end)



Berita Terkait


Tawarkan Threesome, Wanita Dituntut 1 Tahun Penjara

Jual Teman Untuk Layanan Threesome, Wanita Asal Jember Diciduk Polisi

Desakralisasi Pernikahan Picu Pasangan Jual Istri Demi Threesome

Demi Sensasi Threesome, Tukang Servis AC Tega Jual Istri Sendiri


Butuh Uang Sekolah Anak, Pria di Surabaya Jual Istri Untuk Layanan Threesome

Suami Jual Istri Sendiri Melalui Medsos, Untuk Layanan Threesome

Hedeh..Threesome Gay Ditangkap Saat Melayani Tamu

Polisi Grebek Pasutri Asal Bandung Penyedia Layanan Threesome

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber