Berita Terbaru :
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Ancam Pernikahan Takkan Direstui, Residivis Ini Setubuhi Anak Kandung 9 Kali
Peristiwa  Rabu, 13-11-2019 | 16:27 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Pasuruan pojokpitu.com, Bejat memang kelakuan bapak satu ini, sudah residivis sebanyak tiga kali, juga berbuat asusila kepada anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 tahun sebanyak sembilan kali. Hal itu dilakukan dengan ancaman, dirinya tidak akan merestui pernikahan anaknya nanti, hingga sang anak menurut dan pasrah saat digarap bapaknya sendiri.

Abdul Jalil (42) warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan yang harus berurusan dengan Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak, Satreskrim Polres Malang lantaran menyetubuhi anak kandungnya sendiri.

"Bapak yang sudah 3 kali residivis kasus curanmor, sajam dan pencurian ini, tega menyetubuhi anaknya sendiri yang masih berusia 14 tahun SDL, usai bercerai dengan istrinya," kata AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kasat Reskrim Polres Malang.

Usai perceraian dan anak sempat ikut kakeknya, harus diambil dan dirawat pelaku. Tapi bukannya diberikan keamanan dan kenyamanan, malah anak kandung sering diajak ke Tretes untuk disetubuhi. Selain diancam akan dibunuh, juga pernikahan tidak akan direstui.

Mendengar hal itu, sang anak pasrah dan menuruti permintaan bejat bapaknya. Perbuatan bejat itu dilakukan sebanyak 5 kali di Tretes, 2 kali di rumahnya, serta 2 kali dilakukan di penginapan wilayah Lawang, hingga digrebeg polisi.

Kini, bapak bejat ini harus mendekam di sel tahanan Polres Malang dan menghadapi pemeriksaan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polres Malang, dan menggenapi 4 kali sebagai residivisnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81-82 juncto 76d-76e, Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancamannya hingga 20 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait

Istri Tak Mau Layani, Ayah Nekat Cabuli Anak Tiri

Setubuhi Gadis, Dua Pemuda Diringkus Polisi

Penjual Kopi Di Ponorogo Nekat Sodomi dan Cabuli 7 Anak di Bawah Umur

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  8 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  7 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  6 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  5 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber