Berita Terbaru :
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Masuk Kawasan Polda Jatim Harus Diperiksa Ketat, Begini Alasannya
Metropolis  Rabu, 13-11-2019 | 15:46 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Upaya untuk mengantisipasi kejadian serupa, dan melindungi dan menjamin keamanan masyarakat serta anggota polisi. Bahkan sejak peristiwa bunuh diri di Surabaya setahun lalu, Polda Jatim telah melarang driver ojek online masuk ke kawasan. Foto Yus
Surabaya pojokpitu.com, Pasca aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Polda Jawa Timur langsung memperketat penjagaan, terutama di pintu gerbang.

Aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan menjadi flash back kejadian serupa di Srabaya setahun lalu. Sejak kejadian itu, Polda Jawa Timur beserta jajarannya langsung meningkatkan keamanan dan memperketat penjagaan.

Di Polda Jatim, sejumlah petugas bersenjata lengkap melakukan pemeriksaan setiap kendaraan. Baik roda dua dan empat, secara ketat. Petugas meminta seluruh jendela kaca dan membuka bagasi untuk kendaraan roda empat.
 
Untuk roda dua, para pengemudi wajib membuka helm, jaket, dan pemeriksaan tas bawaan. Tak terkecuali untuk para driver ojek online dengan semua layanan. Baik layanan angkutan penumpang, kiriman barang, dokumen, makanan dan minuman.

"Sejak peristiwa bom bunuh diri tiga gereja di Surabaya, para driver ojek online semua layanan dilarang untuk memasuki wilayah halaman Polda Jatim," kata Kombespol Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim.

Pemeriksaan berlaku untuk semua jenis kendaraan dan masyarakat yang memasuki halaman Polda Jatim. Upaya itu dilakukan untuk melindungi dan menjamin keamanan masyarakat dan anggota polisi.(yan)

Berita Terkait

Pasca Bom Medan, Polri Telah Amankan 71 Terduga Teroris

Siaga Teror Bom, Polres Ngawi Perketat Penjagaan

Pasca Bom Medan, Brimob Siaga di Seluruh Objek Vital dan Mako di Jawa Timur

Polres Malang Kota Perketat Penjagaan Pasca Bom Bunuh Diri Mapolresta Medan
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  8 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  7 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  6 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  5 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber