Berita Terbaru :
Minim Sirkulasi Udara, Peluang THM Tutup Bakal Lebih Lama
Selama 6 Bulan Terkahir, 11 Kasus Kebakaran Terjadi di Bojonegoro
Overload Pasien Covid, RS Rujukan Tambahan Segera Dioptimalkan
Grand Livina Tabrak Truk Trailer Rusak Rumah Warga
Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul
Nenek Renta Tinggal Di Gubug Reot Tak Layak Huni
14 Hari Pasca Ultimatum Presiden, Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Covid di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dinkes Lakukan Tracing dan Swab Di Sarangan
Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
   

Puluhan Anak Punk dan Anak Jalanan Insyaf Ikut Kegiatan Belajar Ngaji
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 13-11-2019 | 09:02 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Jenuh dengan kehidupan tanpa ada kejelasan arah dan tujuan. pada peringatan Maulid Nabi Muhamad Saw, puluhan anak punk dan anak jalanan di kota probolinggo jawa timur mendapatkan hidayah bertobat.

Mereka mau belajar ngaji dan sholat, mengikuti program pengajian yang digelar majelis ulama setemptat dan dibantu yayasan dakwah yaruthab. Uniknya, pengajian terbuka ini digelar didalam pasar yang biasa dibuat nongkrong anak punk dan anjal.

Peringatan hari maulid Nabi Besar Muhamad Saw, memberikan hidayah tersendiri, bagi anak punk dan anak jalanan di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Mereka ingin bertobat dan insaf dengan mengikuti pengajian dan belajar sholat.

Seolah rasa jenuh dan bosan dengan kehidupan tanpa kejelasan arah dan tujuan, dan menjadi cemooh masyarakat,membuat mereka mau berubah.

Mulai dari anak-anak, ibu-ibu, orang dewasa dan remaja, mendatangi pengajian gratis dari Yayasan Dakwah (Yaruthab) dan Mui (Majelis Ulama Indonesia) Cabang Kota Probolinggo, yang di gelar di area Pasar Gotong Royong, biasa dibuat nongkrong para anak jalanan dan punk ini.

Mereka meminta diajarkan cara membaca Al-Quran, dan cara sholat yang benar. Selain itu, mendengarkan dakwah para ustad dan ustadah, dengan ceramah tema perbuatan baik, hingga perbuatan yang dilarang oleh agama.

Salah satu anak punk yang ikut mengaji adalah Riky Saputra, pemuda berbadan bongsor ini, hampir semua tubuhnya dipenuhi tato. Bahkan hingga ke wajahnya.

Tidak hanya itu, telinga Riky juga ditindik hingga berlubang sangat besar. Riky mengaku sudah bosan hidup dijalanan, yang dibenaknya dia ingin belajar baca Al Quran dan belajar sholat.

Belasan anak punk yang memiliki tatto di tubuh rela untuk dihapus, serta telinga memakai anting dan berlobang besar rencananya akan di jahit di rumah sakit setempat secara gratis.

Sementata itu, Ketua Majelis Ulama Islam Kota Probolinggo, Kiyai Haji Nizar Irsyad, mengatakan, pihaknya bersama yayasan keagamaan, akan terus memberikan motifasi kepada anak-anak punk dan anak jalanan lainnya, khususnya dibidang keagamaan.

Selain mendapat siraman rohani, mereka mendapat sumbangan berupa peralatan sholat, untuk pria dan wanita, serta peralatan kerja dan uang usaha, agar bisa bekerja dengan cara yang benar dan halal. (yos)

Berita Terkait

Grebeg Gunungan Tutupan Maulid, Dipercaya Datangkan Keberkahan

Tradisi Berebut Ikan Saat Maulid Nabi di Sidoarjo

Puluhan Anak Punk dan Anak Jalanan Insyaf Ikut Kegiatan Belajar Ngaji

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Berebut Pakaian di Atas Pohon Keres
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  22 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  21 jam

Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tron...selanjutnya
Peristiwa  8 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  20 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber