Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Puluhan Anak Punk dan Anak Jalanan Insyaf Ikut Kegiatan Belajar Ngaji
Rabu, 13-11-2019 | 09:02 wib
Oleh : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Jenuh dengan kehidupan tanpa ada kejelasan arah dan tujuan. pada peringatan Maulid Nabi Muhamad Saw, puluhan anak punk dan anak jalanan di kota probolinggo jawa timur mendapatkan hidayah bertobat.

Mereka mau belajar ngaji dan sholat, mengikuti program pengajian yang digelar majelis ulama setemptat dan dibantu yayasan dakwah yaruthab. Uniknya, pengajian terbuka ini digelar didalam pasar yang biasa dibuat nongkrong anak punk dan anjal.

Peringatan hari maulid Nabi Besar Muhamad Saw, memberikan hidayah tersendiri, bagi anak punk dan anak jalanan di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Mereka ingin bertobat dan insaf dengan mengikuti pengajian dan belajar sholat.

Seolah rasa jenuh dan bosan dengan kehidupan tanpa kejelasan arah dan tujuan, dan menjadi cemooh masyarakat,membuat mereka mau berubah.

Mulai dari anak-anak, ibu-ibu, orang dewasa dan remaja, mendatangi pengajian gratis dari Yayasan Dakwah (Yaruthab) dan Mui (Majelis Ulama Indonesia) Cabang Kota Probolinggo, yang di gelar di area Pasar Gotong Royong, biasa dibuat nongkrong para anak jalanan dan punk ini.

Mereka meminta diajarkan cara membaca Al-Quran, dan cara sholat yang benar. Selain itu, mendengarkan dakwah para ustad dan ustadah, dengan ceramah tema perbuatan baik, hingga perbuatan yang dilarang oleh agama.

Salah satu anak punk yang ikut mengaji adalah Riky Saputra, pemuda berbadan bongsor ini, hampir semua tubuhnya dipenuhi tato. Bahkan hingga ke wajahnya.

Tidak hanya itu, telinga Riky juga ditindik hingga berlubang sangat besar. Riky mengaku sudah bosan hidup dijalanan, yang dibenaknya dia ingin belajar baca Al Quran dan belajar sholat.

Belasan anak punk yang memiliki tatto di tubuh rela untuk dihapus, serta telinga memakai anting dan berlobang besar rencananya akan di jahit di rumah sakit setempat secara gratis.

Sementata itu, Ketua Majelis Ulama Islam Kota Probolinggo, Kiyai Haji Nizar Irsyad, mengatakan, pihaknya bersama yayasan keagamaan, akan terus memberikan motifasi kepada anak-anak punk dan anak jalanan lainnya, khususnya dibidang keagamaan.

Selain mendapat siraman rohani, mereka mendapat sumbangan berupa peralatan sholat, untuk pria dan wanita, serta peralatan kerja dan uang usaha, agar bisa bekerja dengan cara yang benar dan halal. (yos)

Berita Terkait


Grebeg Gunungan Tutupan Maulid, Dipercaya Datangkan Keberkahan

Tradisi Berebut Ikan Saat Maulid Nabi di Sidoarjo

Puluhan Anak Punk dan Anak Jalanan Insyaf Ikut Kegiatan Belajar Ngaji

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Berebut Pakaian di Atas Pohon Keres


Pawai Obor dan Rebutan Koin, Peringati Maulid Nabi di Sememi Surabaya

Cocoghen, Tradisi Warga Madura Menyambut Tanggal 1 Bulan Maulid Nabi

PS Hadiri Maulid Nabi di Pondok Pesantren Walisongo

Tradisi Maulid Nabi, Ratusan Warga dan ASN Berebut Gunungan Onde Onde

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber