Berita Terbaru :
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19
Kapolres Cek Gudang Beras Bulog Madusari
Pandemi Covid 19, Polisi Binmas Bagi Buku Gratis Ke Siswa Pedesaan
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Balik Kanan
Arema Usulkan Liga 1 Berlanjut di Era New Normal
Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
   

Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering
Mataraman  Rabu, 13-11-2019 | 01:10 wib
Reporter : M. Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Petani di Kabupaten Magetan, masih belum bisa bercocok tanam, karena hujan yang masih belum merata. Sebagian petani memecah batu di areal sawah yang masih kering tersebut, sambil menunggu hujan turun, untuk bercocok tanam.

Sebagian besar sawah tadah hujan di Kabupaten Magetan, masih kering kerontang. Meskipun sudah masuk musim hujan, akan tetapi intensitas hujan yang ringan atau sedang juga belum merata. Sehingga sebagian besar petani tadah hujan, belum bisa bercocok tanam.

Beberapa petani yang masih menganggur, beralih profesi memecah batu di areal sawah mereka yang masih belum bisa ditanami. Seperti yang dilakukan petani asal Ngariboyo Magetan, Marni. Ia memecah batu yang ada di sawahnya sendiri yang tidak jauh dari rumahnya.

Dengan cara serba manual, batu berukuran relatif besar dipecah menjadi ukuran kecil, yang nantinya bisa dijual untuk menambah keuangan keluarga.

"Selain bisa menjadi rupiah, memecah batu di sawah juga nantinya bisa mempermudah dirinya saat bercocok tanam nanti, utamanya saat membajak sawah," kata Marni.

Sawah miliknya merupakan sawah tadah hujan. Selama musim hujan, hanya bisa menanam padi satu hingga dua kali. Setelah itu ditanami kacang kalau airnya cukup. (yos)

Berita Terkait

Memasuki Musim Pancaroba, 66 Desa di Trenggalek Masih Alami Kekeringan

Kemarau Berkelanjutan, Sumber PDAM di Pacitan Mengering

Warga Kabupaten Jember Kesulitan Air Bersih

Petani Memecah Batu di Sawah yang Masih Kering
Berita Terpopuler
19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  9 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  7 jam

Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  22 menit

LPT Unair Tutup, RS Rujukan Bingung Periksa Sampel Swab Pasien
Kesehatan  8 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber