Berita Terbaru :
Patroli Skala Besar, Petugas Gabungan Sisir Warga Tak Pakai Masker
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
   

Panen Melon dan Semangka Hasilnya Bagus, Namun Harga Mengerikan
Ekonomi Dan Bisnis  Selasa, 12-11-2019 | 22:15 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Harga melon dan semangka rata-rata mengalami penurunan hinga 60 persen dari harga biasaya. Penurunan itu dipicu karena musim panen raya.
Nganjuk pojokpitu.com, Meski mengaku senang dengan hasil panen buah semangka dan melon yang bagus, sejumlah petani di Nganjuk mengeluh dengan anjloknya harga.

Sejumlah petani buah melon dan semangka di Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Nganjuk, mengeluh dengan anjloknya harga buah. Rata rataharga turun sekitar 60 persen, atau dari harga normal sekitar Rp 6 ribu rupiah menjadi Rp 2 ribu perkilogramnya.

Turunnya harga disebabkan musim panen raya semangka dan melon. Serta mulainya musim hujan membuat minat masyarakat akan kebutuhan buah menurun.

Menurut Imam Nur Wahid pemilik lahan sawah buah melon dan semangka, mengaku merugi hingga jutaan rupiah. Karena modal produksi lebih besar dibanding hasil jualnya.

Sementara Sukilan pembeli buah melon dan semangka mengaku, akan menjual buah tersebut ke Jakarta. "Saya juga belum bisa memastikan jumlah keuntungannya, sebab tergantung pangsa pasar di Jakarta dan situasi harga disana," kata Sukilan. (pul)

Berita Terkait

Panen Padi Merugi, Petani Pindah Tanaman Palawija

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban

Tanggulangi Gagal Panen Pasca Banjir, Petani Melon Bersihkan Lahan

Diterjang Cuaca Buruk, Petani Padi Panen Lebih Awal
Berita Terpopuler
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  8 jam

Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  22 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  21 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber