Berita Terbaru :
Patroli Skala Besar, Petugas Gabungan Sisir Warga Tak Pakai Masker
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
   

Kalangan Akademisi Ikut Lestarikan Benteng Kedung Cowek
Peristiwa  Selasa, 12-11-2019 | 18:40 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Kondisi cagar budaya Benteng Kedung Cowek yang masih memprihatinkan, mendorong kalangan akademisi ikut peduli melestarikannya. Salah satunya Universitas Wijaya Kusuma yang berniat menjadikan Benteng Kedung Cowek sebagai salah satu destinasi wisata di Surabaya.

Guna merealisasikan Benteng Kedung Cowek sebagai destinasi wisata di Surabaya, Universitas Wijaya Kusuma menggelar sarasehan di lokasi yang merupakan cagar budaya ini. Sarasehan yang digelar dalam rangka Hari Pahlawan ini, tak hanya dihadiri kalangan akademisi, tapi juga TNI, Polri, veteran kemerdekaan, Pemkot Surabaya, dan tokoh pegiat sejarah Surabaya.

Dalam sarasehan ini, seluruh tamu undangan sepakat akan melestarikan cagar budaya Benteng Kedung Cowek. "Universitas Wijaya Kusuma berniat menjadikan benteng seluas 7 hektar ini sebagai salah satu destinasi wisata di Surabaya. Nantinya, para akademisi ini akan menjalin komunikasi dengan Kodam V Brawijaya dan Pemkot Surabaya," ungkap Sri Harmadji, Rektor UWK.

"Sekedar diketahui, Benteng Kedung Cowek ini salah satu bangunan bersejarah peninggalan Pemerintahan Hindia Belanda di Surabaya. Masyarakat sekitar menyebut benteng ini sebagai gudang peluru, karena memang digunakan sebagai penyimpanan peluru," papar Prof. Sudarso Djoyonegoro, Ketua Pembina UWK.

Tujuan awal dibangunnya benteng ini untuk pertahanan Belanda melawan Jepang saat perang Pasifik. Belanda menyiapkan meriam besar dibalik beton benteng yang telah dibangun dengan sangat kokoh dan tebal ini. Namun sayangnya Benteng Kedung Cowek ini belum terlalu dikenal masyarakat. Salah satu penyebabnya, lokasi Benteng Kedung Cowek yang jauh dari perkotaan, tepatnya di Kecamatan Kedung Cowek Surabaya.(end)

Berita Terkait

Kalangan Akademisi Ikut Lestarikan Benteng Kedung Cowek
Berita Terpopuler
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  8 jam

Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  22 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  21 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber