Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Angin Kencang Disertai Hujan Kembali Rubuhkan Rumah di Bojonegoro
Selasa, 12-11-2019 | 13:16 wib
Oleh : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Angin puting beliung disertai hujan deras kembali melanda Kabupaten Bojonegoro . Ribuan rumah terdampak , diantaranyan 45 rumah rusak berat dan ratusan rusak rugan. Selain itu juga, banyak pohon-pohon tumbang di beberapa titik.

Ratusan  rumah  rusak  karena  angin  puting  beliung  disertai hujan lebat kembali terjadi  di Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (12/11) sore sekitar  pukul  16.30 Wib. Angin juga  mengakibatkan  puluhan pohon   tumbang  di beberapa  titik  jalan  protokol.

Seperti kondisi rumah rubuh di Kecamatan Dander dan Kecamatan Ngasem Bojonegoro, nampak rumah rata dengan tanah. Menurut  pemilik rumah, Sarwinah, kejadian berlangsung secara tiba-tiba dan saat kejadian pemilik rumah langsung menyelamatkan diri.

Yudi Hendro, Kasi Rhabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bojonegoro, melaporkan  hingga  Selasa (12/11), secara keseluruhan 1.378 rumah  rusak  dengan kategori  yang  berbeda. "Rumah  rusak  berat berjumlah  45 rumah rusak  sedang 180 rumah dan sisanya rusak ringan," kata Yudi Hendro. 

Sedangkan  kerusakan infrastruktur lain, BPBD juga  mengidentifikasi  7 unit  fasilitas  sosial  dan  pendidikan  mengalami  kerusakan. "Kerusakan paling parah terjadi di Kecamtan Kapas Bojonegoro, Desa Semenpinggir, dengan 328 rumah terdampak 3 rusak berat," imbuhnya.

Kerusakan  pemukiman  tersebar  di 12 kecamatan  di  Kabupaten  Bojonegoro,  kecamatan  yang  terdampak yaitu  Kecamatan Bojonegoro  Kapas, Balen, Sumberrejo,  Trucuk, Kalitidu, Dander, Ngasem, Ngambon, Margomulyo, Gayam  dan  Kepohbaru.

Sementara , bencana  angin di Kabupaten Bojonegoro kali ini tidak  menimbulkan  korban  jiwa.

Anna Muawannah , Bupati Bojonegoro, mengatakan, pemerintah  daerah  telah  melakukan  upaya  penanganan  darurat  seprti  pembersihan material bangunan dan pohon tumbang, serta pendataan kerusakan warga  yang  rumahnya rusak  membutuhkan terpal. 

Angin puting biasanya terjadi saat pergantian musim, dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya. Warga diimbau untuk tetap waspada dalam menghadapi potensi bahaya angin puting beliung. (yos/vd:yan)

Berita Terkait


Diterjang Puting Beliung, Sebuah Rumah Rata Dengan Tanah

Puting Beliung, 1 Rumah Roboh dan Puluhan Lainnya Rusak

Belasan Rumah Rusak Diterjang Angin, Tiga Korban Luka-Luka

Diterjang Angin Puting Beliung, 1 Rumah Roboh


Puting Beliung Terjang Tiga Desa, Delapan Rumah Ambruk

Empat Rumah dan 1 Gudang Penggilingan Padi Ambruk Diterjang Puting Beliung

Pasca Diterjang Puting Beliung, Warga Bersihkan Puing Runtuhan

Disapu Puting Beliung, 10 Rumah Rusak dan 2 Ambruk

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber