Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

RSUD Dr Soetomo Belum Tentukan Tambah Fasilitas Untuk Pasien Kelas Tiga
Selasa, 12-11-2019 | 08:10 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Menteri Kesehatan berencana memberikan subsidi bagi peserta BPJS Kesehatan kelas tiga. Artinya, kenaikan iuran peserta BPJS kelas 3 akan dicover oleh pemerintah. Ini diprediksi banyak masyarakat akan mengajukan turun kelas guna mendapatkan fasilitas tersebut.

Rencana turun kelas menjadi kelas tiga, diprediksi akan membuat rumah sakit, khususnya rumah sakit pemerintah, penuh. Dari yang rata-rata pengunjung kelas tiga mencapai 40 persen, nantinya diprediksi bisa mencapai 60 persen.

Namun hal itu tak diamini oleh Direktur RSUD Dr Soetomo, Joni Wahyuhadi. Sebab, di RSUD Dr Soetomo, justru jumlah pengunjung kelas satu dan dua yang membutuhkan penambahan fasilitas. "Pasalnya, banyak pengunjung kelas tiga yang mengajukan naik kelas saat menjalani rawat inap. Sehingga, kelas satu dan dua pun penuh," tutur Joni Wahyuhadi,

"Pihak RSUD Dr Soetomo pun telah menyiapkan 48 bed di ruang buffer atau penyangga, untuk mengetahui kondisi pasien apakah layak mendapatkan perawatan inap atau tidak," tambah Joni Wahyuhadi.

Dalam catatan RSUD Dr Soetomo, jumlah pengunjung kelas tiga mencapai lebih dari 40 persen dari total jumlah pasien yang ada. Joni menyebut, jikalau rencana tersebut diberlakukan, dirinya masih akan menunggu respon dari masyarakat.

"Sebab jika sistem rujukan dibenahi dengan baik, pasien di RSUD Dr Soetomo tidak akan membludak. Sehingga antisipasi penambahan fasilitas pun tidak tergesa-gesa dilakukan. Pasalnya, butuh waktu cukup lama untuk menambah fasilitas ruang bagi pasien," terangnya lagi. (end)

Berita Terkait


Layanan Overload, FKPI Usulkan Adanya Redistribusi BPJS

Tunggakan Klaim BPJS Kesehatan Tulungagung Capai Rp 119,7 Miliar

Tunggakan BPJS Capai Rp 50 Milyar, Pelayanan RSUD dr Iskak Tidak Terganggu

Sebanyak 11.141 Keluarga Nunggak Iuran BPJS Kesehatan, Total Mencapai Rp 17,2 Milyar


DPRD Sidak Kantor BPJS Kesehatan Saat Warga Antri

Begini Cara Menkes Dokter Terawan Mengatasi Defisit BPJS Kesehatan

Nodin Dibatalkan, Pemkot Madiun Hanya Evaluasi Program UHC BPJS Kesehatan

Tunggakan BPJS Kesehatan Cabang Madiun Rp 35,6 M ke Rumah Sakit

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber