Berita Terbaru :
Dituduh Hina Pengusaha, Bupati Lumajang Diperiksa Cyber Crime Polda Jatim
Kokohkan Ekonomi di Pandemi Covid, TNI, Polri Bangun Program Ketahanan Pangan
Satlantas Polresta Mojokerto Amankan Ratusan Motor Sport Dan Musnahkan Knalpot Brong
Penyaluran BLT DD Tunggu Bansos Pangan Kemensos Berakhir
Geram Dengan Ulah Nitizen, Idi Laporkan 5 Akun Media Sosial
Pemilik Mobil Misterius Merupakan Residivis Pengedar Narkoba
Ingin Memulangkan Kedua Orang Tua ke Papua, Anak Nekat Rampas Ponsel
Kejari Kota Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Residivis Jambret Babak Belur Dimassa
Tiga Pelaku Jambret Diringkus Tim Buser Polresta Banyuwangi
Hearing Komisi D, DPRD Ingatkan Pembangunan Fisik 2020 Harus Sesuai Dengan Perencanaan
Polisi Jemput Paksa Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Lahan Mantingan
Ancam Akan Dibunuh, Bapak Bejat Cabuli Anak Kandung Selama 3 Tahun
KPU Sumenep Hanya Mendapat Alokasi Tambahan Anggaran 3,4 M
Seluruh ASN Kantor BKPP Ngawi Jalani Isolasi Mandiri
   

Empat Korban Keracunan Masih Dirawat, Polisi Kirim Sampel ke Laboratorium
Mataraman  Senin, 11-11-2019 | 18:00 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Untuk mengungkap kandungan makanan yang mengandung zat bebahaya, petugas Kepolisian Jombang hari ini mengirim sampel makanan ke Laboratorium Polda Jatim.

Empat pasien korban keracunan makanan hajatan di Desa Kalangsemanding Kecamatan Perak Jombang, masih terus mendapatkan perawatan di puskesmas perak. Sejumlah pasien mengaku masih mengalami dehidrasi hingga pusing.

Petugas kepolisian bersama tim kesehatan terus memantau kondisi korban yang jumlah awal mencapai 40 orang. Saat masuk puskesmas rata rata pasien mengalami gejalan mual muntah pusing hingga buang air besar terus menerus.

Oisatin, Kepala Puskesmas Perak, mengatakan, kondisi korban sudah mulai membaik. Bahkan satu pasien sudah diperbolehkan pulang meskipun minggu kemarin masuk lagi satu pasien. "Rencananya besok seluruh pasien akan diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik," ujar Oisatin.

Sementara AKP Untung Sugiarto, Kapolsek Perak, mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah memeriksa tiga saksi. pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap  kasus ini. 

"Selain itu petugas juga  mengirim sampel makanan dan muntahan korban untuk memastikan kandungan zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh korban," kata AKP Untung Sugiarto.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga  mengalami keracunan usai menyantap nasi hajatan yang diselenggarakan Hendro. 
Satu hari pasca menikmati nasi sebanyak 40 warga mengalami gejala sama. Delapan dilarikan ke puskesmas dan klinik sedang lainnya mendapatkan obat jalan. (yos)

Berita Terkait

Polisi Periksa Juru Masak dan Warga Yang Belanja Bahan Makanan

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Massal

Korban Keracunan Massal Mendapat Perawatan di Sejumlah Puskesmas

Puluhan Warga Satu Dusun Keracunan Makanan
Berita Terpopuler
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  6 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  5 jam

Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  5 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  5 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber