Berita Terbaru :
Satgas OJK Temukan 105 Fintech Pinjaman Online Ilegal
Simulasi Wedding New Normal, Sejumlah Tradisi Dialihkan Untuk Cegah Penularan Covid-19
Matsani, Dari Supir Pribadi Menjadi Pengusaha Barbershop
Taksi Laut Tetap Eksis Sejak Tahun 1960
Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan
Pemerintah Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila
KAI Daop 8 Surabaya Kembali Operasikan KA Rute Surabaya-Jakarta
Jawa Timur Kembali Dapatkan Bantuan Obat Avigan
Nekat Curi Hape Dagangan, Karyawan Konter Plasa Marina Ditangkap
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
   

Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda 18 Tahun Dibui
Peristiwa  Senin, 11-11-2019 | 16:17 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Kota Batu pojokpitu.com, Seorang pemuda 18 tahun ditangkap Satreskrim Polres Batu, setelah perbuatannya menyetubuhi anak perempuan di bawah umur.

YR (18), warga Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Batu lantaran terbukti melakukan menyetubuhi anak perempuan berinisial KI (16).

Penangkapan pelaku berawal dari laporan orang tua korban yang mengetahui bahwa korban (KI) mengaku telah disetubuhi oleh pelaku pada 23 Oktober 2019 lalu di salah satu villa di kota batu.

Atas dasar laporan tersebut, pihak Satreskrim Polres Batu pada 30 Oktober melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumah saudaranya di Kecamatan Gondang Legi, Kabupaten Malang.

Tersangka mengaku mengenal KI selama dua bulan. Perkenalan keduanya berawal di sosial media facebook dan kemudian berlangsung ke whatsapp. Setelah akrab di media sosial, YR kemudian mengajak KI menuju kota batu. Keduanya menyewa sebuah kamar villa di songgoriti dengan tarif Rp 70 ribu per malam.

Bermodalkan rayuan gombal dari YR yang menegaskan akan bertanggung jawab jika hamil, akhirnya korban tergiur dan menuruti kemauan tersangka.

Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan, YR mengaku hanya sekali melakukan perbuatannya. Meski begitu, YR tetap terkena tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur.

"Petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah kaos warna merah muda motif garis, 1 buah celana jeans warna biru, 1 buah celana dalam warna cream, 1 buah bra warna putih milik korban," tutur AKBP Harviadhi Agung Prathama.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti dari tersangka yaitu 1 buah jaket warna abu-abu, 1 buah sepeda motor suzuki fu warna hitam nopol N 3520 IS beserta kunci dan handphone tersangka.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, YR kini harus mendekam di jeruji besi dan dijerat pasal 81 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 yang telah diubah dalam UU RI No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun kurungan penjara.(end)

Berita Terkait

Istri Tak Mau Layani, Ayah Nekat Cabuli Anak Tiri

Setubuhi Gadis, Dua Pemuda Diringkus Polisi

Penjual Kopi Di Ponorogo Nekat Sodomi dan Cabuli 7 Anak di Bawah Umur

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Berita Terpopuler
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  8 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  22 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  21 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  20 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber