Berita Terbaru :
Patroli Skala Besar, Petugas Gabungan Sisir Warga Tak Pakai Masker
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
   

Sangat Sulit, Adu Ketangkasan Memanah Sambil Berkuda
Rehat  Senin, 11-11-2019 | 07:15 wib
Reporter : M.Ramzi
Hari Pahlawan diperingati dengan berbagai cara. Di Magetan, Ponpes Alfatah Temboro memperingatinya dengan lomba memanah sambil berkuda.
Magetan pojokpitu.com, Pondok Pesantren Alfatah Desa Temboro Kecamatan Karas Kabupaten Magetan, mempunyai cara yang unik dalam memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November. Salah satu Ponpes Salaf itu, menggelar lomba panahan. Bukan memanah biasa, akan tetapi memanah sambil berkuda.

Dalam lomba, ada sebanyak 42 peserta dari berbagai daerah. Seperti dari Medan, Jakarta, Bandung, Malang, Solo, dan Jogya. Mereka  mengikuti  4 kelas lomba panahan berkuda, dengan beberapa kategori. Seperti  serial shot atau lontong, turki kitkat, korean style dan Diponegoro Style. Masing-masing kategori memiliki tingkat kesulitan tersendiri.

Kategori Diponegoro Style merupakan hasil kreasi barudari nama seorang pahlawan yang di kenal memiliki keahlian berkuda sambil melakukan penyerangan kepada musuhnya.

Butuh keahlian khusus, karena peserta melepas busur ke sebuah target dari atas kuda yang berlari dengan kecepatan tinggi. Angin cukup kencang, juga menyulitkan peserta untuk melepas busur tepat ke sasaran.

Panitia lomba, Ustad Muzzammil mengatakan, selain memperingati hari pahlawan, lomba panahan berkuda digelar untuk menjalin silaturahmi.

Lomba memanah sambil berkuda digelar selama dua hari. Panitia menyediakan total hadiah uang Rp 32 juta untuk pemenangnya. (pul)

Berita Terkait

Sangat Sulit, Adu Ketangkasan Memanah Sambil Berkuda
Berita Terpopuler
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  8 jam

Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  22 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  21 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber