Berita Terbaru :
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
Jalur Poros dan SPBU di Pantura Terpantau Sepi
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
Polsek Sukorejo Amankan Balon Udara Siap Diterbangkan
Petugas Check Point Amankan Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol
Tim Satgas Pangan Sidak Harga Daging Ayam Capai Rp 40 Ribu
   

Puluhan Warga Jombang Keracunan Masal Usai Makan Nasi Hajatan
Mataraman  Sabtu, 09-11-2019 | 16:00 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Diduga mengalami keracunan, puluhan warga Jombang mengeluhkan gejala pusing, mual dan muntah. Sejumlah warga terpaksa dilarikan ke Pusekesmas dan langsung mendapatkan perawatan medis. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Keracunan masal menimpa puluhan warga di Desa Kalangsemanding , Kecamatan Perak , Jombang. Lima warga masih mendapatkan perawatan di intensif Puskesmas Perak.

Rata rata warga mengeluhkan gejala mual  muntah hingga diare  usai menyantap nasi bingkisan acara hajatan 40 hari meninggalnya orangtua Hendro warga setempat, Kamis (8/11) malam.  

Sehari setelah menikmati nasi hajatan, warga langsung mengalami pusing, mual dan muntah. Saat ini kondisi para korban berangsur membaik, usai menjalani perawatan di Puskesmas Perak dan klinik.

Ike Yulirahmawati salah satu korban keracunan mengatakan  dirinya  mengalami gejala mual muntah dan pusing pagi usai menyantap daging dan makanan. "Saat menikmati makanan dirinya merasakan ada sedikit keanehan rasa, namun tetap melahapnya," kata Ike.

AKP Untung Sugiarto Kapolsek Perak mengatakan pihaknya bersama dinas kesehatan langsung melakukan penyelidikan. Petugas mendatangi rumah Hendro penyelenggara hajatan hingga mengamankan sisa makanan sebagai barang bukti. "Dari data kepolisian tercatat ada 40 warga yang mengalami keracunan. Lima korban di rawat di Puskesmas Perak sedang tiga warga di klinik dokter setempat, serta Korban lainnya setelah mendapatkan pengobatan memilih rawat jalan," kata AKP Untung. 

Untuk memastikan penyebab keracunan masal ini, polisi masih memeriksa saksi dan  menunggul hasil laboratorium. Selain makanan bingkisan dan lauk pauk hajatan, petugas juga menyita  jajanan  untuk diperiksakan kandungannya. (pul) 




Berita Terkait

Polisi Periksa Juru Masak dan Warga Yang Belanja Bahan Makanan

Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Massal

Korban Keracunan Massal Mendapat Perawatan di Sejumlah Puskesmas

Puluhan Warga Satu Dusun Keracunan Makanan
Berita Terpopuler
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  15 jam

Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  3 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  16 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber