Berita Terbaru :
Begini Metode Kampanye Yang Akan Diterapkan Dalam Pilkada Serentak
Dinilai Tak Koordinasi, Rapid Test di Lingkungan Masjid Dibubarkan
Bantuan Sosial Tunai Kemensos Tahap Kedua Mulai Dicairkan Hari Ini
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
   

Massa Sudah 5 Hari Menduduki PMD, Bupati Tidak Juga Menemui
Mataraman  Sabtu, 09-11-2019 | 15:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Belasan warga dari Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Nganjuk, masih bertahan menduduki dan bermalam di Kantor Pemerintahan Masyarakat Desa Kabupaten Nganjuk.

Warga meminta agar bupati nganjuk bisa menyelesaikan masalah warganya. Massa mengancam akan terus bermalam selama belum ada penyelesaian dari pemerintah.

Belasan warga dari Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo Nganjuk, dari Selasa kemarin hingga hari ini masih menduduki kantor Pemerintahan Masyarakat Desa atau PMD Kabupaten Nganjuk.

Dihari ke lima ini, masyarakat mendirikan dapur umum guna kebutuhan makan dan minum. Warga masak nasi dan lauk pauk di halaman kantor PMD Nganjuk.

Menurut Suroso Warga Desa Ngepung, dirinya bersama warga lain akan terus bertahan dan menginap di halaman kantor PMD, selama Kepala Dinas PMD tidak memberikan jawaban pasti akan  dipenuhinya tunttuan warga.

Warga menuntut agar Kepala Dinas PMD, bisa memberikan rancangan anggaran pembangunan atas sejumlah proyek yang ada di desanya dengan menggunakan dana desa.

Suroso, warga Desa Gepung, mengatakan, sebab Kepala Desa Ngepung tidak bersedia memberikan RAP tersebut, warga juga meminta kepada Novi Rahman Bupati Nganjuk untuk tidak menutup mata dan telinga atas masalah yang dihadapi warganya. 

Sebab dari awal masalah itu muncul sejak dua  bulan lalu, Novi, bupati tidak pernah menemui warganya, untuk menyelesaiakn masalah tersebut.

Seperti diberitakan sebelunya, warga bermalam di Dinas PMD karena meminta rap pembangunan desa, ada dua titik proyek pavingisasi desa yang dinilai ada kejanggalan dalam pekerjaanya. (yos)



Berita Terkait

Bansos Tak Tepat Sasaran, Warga Demo Kantor Kelurahan

Dinilai Ngawur Asal Panggil Saksi, Kantor Kejaksaan Bangil Dilurug Warga

Warga Tetap Protes Kendaraan Berat Mengaspal di Jalan Raya Munggut

Warga Demo Menolak Puskes Sidodadi Dijadikan Tempat Isolasi Virus Covid 19
Berita Terpopuler
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  6 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  4 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  18 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  20 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber