Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Untuk pembangunan kembali pasar yang habis terbakar, pihak Pemprov menyiapkan skema bantuan keuangan lewat APBD Provinsi, sharing dengan APBD Kabupaten Tulungagung. Foto Agus Bondan
Tinjau Kebakaran Pasar Ngunut, Gubernur Jatim Siapkan Skema Bantuan Keuangan
Sabtu, 09-11-2019 | 11:37 wib
Oleh : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa, meninjau lokasi kebakaran pasar di Tulungagung.

Sebenarnya 8 kendaraan PMK dari Tulungagung, Blitar, Trenggalek dan Kediri telah didatangkan. Bahkan 5 jam petugas berjibaku memadamkan api. Kebakaran Pasar Ngunut, Tulungagung baru  dapat dipadamkan pada Sabtu (9/11) dini hari.

Khofifah yang didampingi Sekda Provinsi Jawa Timur, dan Bupati Tulungagung , berkeliling melihat langsung lapak dan kios yang terbakar. Bahkan Khofifah menyempatkan diri berdialog dengan korban kebakaran .

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengatakan untuk pembangunan kembali Pasar Ngunut, pihaknya menyiapkan skema  pemberian bantuan keuangan lewat APBD Provinsi, yang akan sharing dengan APBD Kabupaten Tulungagung . "Besaran bantuan keuangan yang baru akan dibahas dalam APBD perubahan,  sekitar Juli 2020 mendatang," kata Khofifah.

Skema sharing APBD tersebut, direncanakan sedikitnya 50 persen dibiayai propinsi dan 50 persen APBD Kabupaten Tulungagung.

Sementara itu, untuk santunan ganti rugi kepada korban kebakaran, Kofifah menyampaikan hal tersebut diserahkan kepada Pemkab Tulungagung. (pul)






Berita Terkait


Pedagang Pasar Ngunut Kais Dagangan Usai Kebakaran

Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Ngunut, Ditafsir Rp 50 Milyar

Tinjau Kebakaran Pasar Ngunut, Gubernur Jatim Siapkan Skema Bantuan Keuangan

Begini Kronologis Pasar Tradisional Ngunut Terbakar


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber