Berita Terbaru :
Ratusan Kendaraan Pemudik Dipaksa Putar Balik
Angka Positif Covid Masih Tinggi, Perbatasan Surabaya Gresik Masih Longgar
Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
   

Foculance, Aplikasi Untuk Batasi Anak Bermain Gawai
Teknologi  Jum'at, 08-11-2019 | 18:18 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Aplikasi tersebut dibuat untuk membatasi anak bermain gawai dalam bentuk yang menyenangkan. Foto: Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Banyaknya fenomena anak bermain gawai tak kenal waktu menginspirasi mahasiswa Surabaya untuk menciptakan aplikasi foculance.

Foculance dibuat Yusuf Umar Hanafi dan Aufa Nabil amiri, mahasiswa Jurusan Teknik Komputer ITS. Foculance merupakan aplikasi yang digunakan untuk membatasi anak dalam memainkan gawai. Agar tak sampai menjadi kecanduan.

Cara kerja foculance cukup menarik. Sebelumnya, gawai anak akan tersambung dengan gawai orang tua, sehingga orang tua bisa mengontrol aplikasi yang tengah dimainkan anak. Kemudian, anak diminta untuk menyelesaikan soal-soal terlebih dahulu dalam bentuk kuis. Soal-soal kuis disesuaikan dengan jenjang pendidikan anak. Soal-soal itu juga sudah terstandardisasi sesuai kurikulum pendidikan terbaru.

Jika soal yang dijawab benar, maka anak memperoleh poin berupa lama waktu yang bisa digunakan untuk bermain aplikasi pilihan. Namun, jika waktu yang disediakan habis, aplikasi pilihan anak akan terkunci dan tak bisa diakses. Baru, jika kembali memilih untuk mengerjakan kuis, dan menjawab benar, aplikasi bisa dijalankan kembali.

Aplikasi foculance diciptakan selama 1-2 bulan, dan berhasil mendapatkan medali perunggu pada ajang pagelaran mahasiswa nasional bidang teknologi informasi dan komunikasi, Gemastik 2019 oleh Kemenristek Dikti. Aplikasi tersebut akan dilaunching massal di playstore, baik android maupun Ios. Namun, masih dalam tahap pengembangan, yakni mencari testimoni atau saran sebanyak-banyaknya bagi user, agar foculance tak dinilai mengecewakan. (pul)

Berita Terkait

Foculance, Aplikasi Untuk Batasi Anak Bermain Gawai
Berita Terpopuler
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Peristiwa  10 jam

Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
Peristiwa  9 jam

Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan
Malang Raya  6 jam

Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Fenomena Gelombang Tinggi Terjang Perairan Pacitan
Pojok Pitu

Banjir Bandang Terjang Pantura
Pojok Pitu

Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Jatim Awan

Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber