Berita Terbaru :
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tinggi
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Cegah Covid 19, Rutan Medaeng Berlakukan Drive Thru Pengunjung
Waspada! Anak Muda Paling Rentan Alami Masalah Mental Selama Pandemi
Puluhan Napi Gunakan Fasilitas Video Call Untuk Berlebaran Dengan Keluarga
Tercatat Sebanyak 25 Masjid di Kota Batu Gelar Sholat Ied
Lebaran Ala Petugas Medis RS PHC Surabaya
Pesan Bang Hotman Paris Pada Momen Idul fitri Tahun Ini
Komentar Direktur Pasific Studies Tentang Pilkada 2020
Bos Petronas Yamaha SRT Blak-blakan Soal Niat Lorenzo Ambil Kursi Rossi
WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
   

Lima Bulan Sekolah Ambruk, Dua Kelas Jadi Satu Ruangan
Pendidikan  Jum'at, 08-11-2019 | 17:45 wib
Reporter : Moh. Hasan
Kondisi sekolah SDN Palesanggar 5 Kecamatan Pagantenan Pamekasan. Foto Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Satu ruang kelas di SDN Palesanggar 5 Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, sudah ambruk sejak 5 bulan lalu. Siswa kelas 1 dan 2 harus dijadikan satu kelas dengan dua guru yang mengajar.

Salah satu ruang kelas sudah ambruk menimpa bangku - bangku yang ada di bawahnya. Sudah lima bulan silam, bangunan itu ambruk. Beruntung tidak ada korban, sebab para murid sedang libur kenaikan kelas.

Tidak hanya kelas satu yang ambruk, kondisi kelas yang lain sudah tidak aman dan mengancam keselamatan para siswa. Di dalam ruang kelas tiga, plafonnya sudah mulai runtuh dan kondisi gedung sekolah mulai retak .

Atas kondisi itu, sekolah kelas satu dan dua dijadikan satu ruangan, dengan dua guru yang mengajar. Para guru khawatir saat musim penghujan ini mulai datang, karena kondisi bangunan yang rapuh , serta atap dan plafon yang mulai runtuh.

Menurut Moh. Kosim Kepala Sekolah mengatakan, fondasi bangunan ini dibuat tahun 1985 silam dan sekarang sudah mulai rapuh. Sehingga ketika ada hujan sangat membahayakan. "Biasanya murid langsung kami pulangkan," kata Kosim.

Pihak sekolah sudah mengajukan perbaikan kepada dinas terkait. Namun hingga kini belum ada jawaban resmi dari Pemkab Pamekasan. (pul)

Berita Terkait

Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Musholla

Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Ambruk Segera Dibangun

Dua Tersangka Penyebab SDN Samaran Ambruk Ditangkap Polisi

Ruang Kelas di SDN ini Rusak Membahayakan Siswa
Berita Terpopuler
Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  2 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  13 jam

Bursa Transfer: Bek Tangguh ke MU, Bomber Maut ke Liverpool
Sepak Bola  12 jam

WhatsApp Punya Fitur Baru yang Memudahkan Penggunanya, Seperti Apa?
Teknologi  11 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan

PSBB Tahap 2 Surabaya Raya Akan Berakhir, Namun Pertambahan Covid 19 Masih Tingg...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber