Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Tempo Doeloe 

Bersih bersih candi setinggi 25 meter dilakukan karena banyaknya lumut dan rumput liar yang tumbuh sekeliling candi. Foto Amin
Candi Brahu Peninggalan Kerajaan Majapahit Mulai Dibersihkan
Rabu, 06-11-2019 | 22:14 wib
Oleh : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Candi brahu, salah satu situs peninggalan Kerajaan Majapahit, yang terletak di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, dibersihkan sejumlah orang juru pemelihara dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur.

Dengan menggunakan alat sederhana tangga dan tali, petugas membersihkan Candi Brahu.  Pembersihan terhadap salah satu situs sejarah Kerajaan Majapahit diawali dari struktur bagian bawah, tengah hingga struktur bangunan candi yang paling puncak. Dalam membersihkan Candi Brahu yang ditumbuhi lumut dan rumput liar, para juru pemelihara harus berhati hati. Karena kondisi batu bata merah yang mulai rapuh.

Menurut Abdul Ghofur Juru Pemelihara, meski sempat mengalami kesulitan, pembersihan harus tetap dilakukan dengan tujuan memelihara Candi Brahu. 

Candi brahu dulunya digunakan sebagai tempat pembakaran atau kremasi jenazah para raja raja di Jaman Kerajaan Majapahit. Kini setiap musim liburan ramai didatangi para wisatawan dari berbagai daerah, hingga wisatawan manca negara. (pul)

Berita Terkait


Candi Brahu Peninggalan Kerajaan Majapahit Mulai Dibersihkan

Hari Keempat Eskavasi, BPCB Temukan Struktur Pondasi Candi

Peserta Festival Panji Nusantara Jelajah Situs Candi Mirigambar

Bata Berserakan di Pekarangan Warga Diduga Candi


Westlife Nyanyikan Lagu-lagu Queen di Candi Borobudur

Air Telaga Taman Candi Menyusut, Warga Mulai Berburu Ikan

Peserta Festival Panji Nusantara Jelajah Situs Candi Mirigambar

Bata Berserakan di Pekarangan Warga Diduga Candi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber