Berita Terbaru :
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Menkes Terawan Sidak Pasar Tradisional, Temukan Pedagang yang Bandel
Ruang HCU Didesain Tanpa Toilet
Rumah Sakit Rujukan Minta Klaim BPJS Kesehatan Dipercepat
Polisi Gerebek Pengedar Temukan Sabu Dalam Kitab Suci
Sekda Surabaya Benarkan Adanya Surat Edaran Galang Dana
Sebanyak 146 Perawat Jatim Terpapar Covid 19
Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Diduga Peras Kades, Ketua LSM Terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Saber Pungli
Gubernur Bagikan Partisi dan Masker Kepada Ojek Online
Gali Irigasi Sawah, Warga Pasuruan Temukan Tumpukan Batu Bata Kuno
Demi Kemanusian, Pasien Eks Covid 19 Donor Plasma di PMI
Cak Nur,Wakil Bupati Sidoarjo Calonkan Bupati Dari PKB
Pandemi Covid 19 Kejahatan Cyber Naik 100 Persen
   

Pelaku Pembunuhan Disertai Mutilasi Divonis 14 Tahun Penjara
Hukum  Rabu, 06-11-2019 | 16:56 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Sidang kasus pembunuhan terhadap Budi Hartanto, guru tari asal Kota Kediri memasuki babak akhir. Dalam sidang putusan kali ini, kedua terdakwa Aris dan Azis, masing - masing divonis 14 tahun penjara.

Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri kembali menggelar sidang kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap guru tari Budi Hartanto, warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto. Dalam sidang yang terbuka untuk umum tersebut, memutuskan terdakwa Aris Sugianto dan Azis Prakoso, terbukti melakukan pembunuhan sehingga divonis 14 tahun penjara .

Mochammad Iskandar, jaksa penuntut umum mengatakan, putusan sudah dibacakan majelis hakim, bahwa majelis hakim telah membuktikan dakwaan ke satu subsidair, karena menganggap bahwa dakwaan ke satu primer tidak terbukti, dimana sesuai dengan pertimbangandan analisis fakta yang  jaksa penuntut umum buktikan dalam tuntutannya.

Mochammad Iskandar menambahkan, tuntutan jaksa penuntut umum adalah pasal 338 junto dengan ancaman pidana 15 tahun penjara dan majelis hakim telah memberikan putusan 14 tahun sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

Sementara itu, Heri Sunoto, kuasa hukum korban mengatakan, sebenarnya putusan ini belum diharapkan oleh keluarga korban, karena keluarga meminta putusannya seharusnya seimbang dengan apa yang telah dilakukan terdakwa, yaitu bagaimana kejinya terdakwa melakukan pembunuhan terhadap korban.

Heri Sunoto menambahkan, pihaknya akan melakukan pengajuan hak restitusi, karena korban adalah tulang punggung keluarga dan akibat kejadian ini, pendapatan yang bisa dibantu korban untuk keluarga hilang dan dari situ, pihak keluarga akan melakukan upaya hukum perdata berupa hak restitusi.(end)

Berita Terkait

Puluhan Mahasiswa Keperawatan dan Keluarga Korban Pembunuhan Demo Ke Pengadilan Negeri Sidoarjo

Perkara Penusukan Terhadap Heru Susilo Masuk Meja Hijau

Pelaku Pembunuhan Disertai Mutilasi Divonis 14 Tahun Penjara

Sidang Polisi Bunuh Gadis, Terdakwa Dituntut 15 Tahun
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  4 jam

Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Peristiwa  3 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  18 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  18 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber