Berita Terbaru :
Penyemprotan Massal Terus Digalakkan Cegah Covid-19
Cairan Desinfektan Untuk Penyemprotan Dan Bilik Sterilisasi Dipastikan Aman
Dewan Kota Surabaya Soroti Kandungan Bahan Kimia Bilik Sterilisasi yang Dibuat Pemkot
Pemkot Surabaya Akan Terapkan Karantina Wilayah Cegah Covid 19
Kondisi Terkini Penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo
Jokowi Larang Warga Mudik ke Kampung Halaman
Bupati Banyuwangi Umumkan 1 PDP Positif Virus Corona
Empat Positif Covid-19, Petugas Gabungan Semprot Disinfektan di Wilayah Kecamatan Terdampak
Pemburu Biawak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai
Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Pasien Positif Covid 19, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah
Pastikan Tidak Lockdown, Targetkan Zero Covid-19
Anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Nilai APD di Magetan Masih Minim
Dinkes: Warga Mojopurno yang Dijemput Tim Medis BerAPD Sakit Flu Biasa
Habiskan Rp3,8 Miliar Jembatan Gempol Baru Sudah Rusak
   

Polisi Tangkap Belasan Pelaku Judi Pilkades
Mataraman  Rabu, 06-11-2019 | 16:47 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, 11 orang warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Kediri, diamankan pihak Kepolisian Resort Kediri, karena melakukan praktek perjudian dalam Pilkades serentak 30 Oktober lalu . Dari tangan para tersangka, polisi menyita uang tunai senilai Rp 36 juta, yang kiranya digunakan sebagai taruhan.

Sebanyak 11 orang pelaku judi botoh dalam Pilkades serentak 30 Oktober lalu, ditangkap anggota Satgas Anti Money Politik dan Anti Botoh Polres Kediri. Semuanya berasal dari 3 tiga kecamatan, yakni Pagu, Pare, dan Badas.

Bertempat di halaman Mapolres Kediri, pelaku judi botoh mengakui bahwa judi botoh dilakukan dengan nominal besar hingga ratusan juta. Dari tangan para tersangka, petugas berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp 36,3 juta, yang kiranya digunakan untuk taruhan.

Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal menjelaskan penangkapan pelaku perjudian dilakukan sebelum pelaksanaan Pilkades di 2 lokasi. Para tersangka ini ada yang bertindak sebagai bandar atau pengepul dan pengecer tugasnya mencari pemasang. Nilainya bisa mencapai ratusan juta, sementara modusnya adalah bagi calon kades yang menang, nantinya taruhannya dipotong 10 persen.

Sementara itu, akibat perbuatannya 11 tersangka judi botoh dijerat perjudian dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun.(end)

Berita Terkait

Akui Tak Laksanakan Tatib, Panitia dan BPD Sepakat Hitung Ulang

Polisi Tangkap Belasan Pelaku Judi Pilkades

Judi Pilkades, Ibu Rumah Tangga dan Dua Pria Dibekuk

Satreskrim Polres Blitar Kota Tangkap Pelaku Judi Pilkades
Berita Terpopuler
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Akhirnya Ditahan Kejari Kabupaten Malang
Hukum  5 jam

Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Hukum  3 jam

Puluhan Peserta Kongres Demokrat Dites Corona, Begini Hasilnya
Politik  19 jam

Tulungagung Konfirmasi Kasus Positif Covid 19 Pertama
Covid-19  10 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber