Berita Terbaru :
Dolar Loyo, Harga Emas Antam Naik Lagi
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Resiko Penularan Lewat Aerosol, WHO Peringatkan Tunda ke Dokter Gigi
Klaster Rumah Makan, Tiga Karyawan Positif Covid-19
Panas, PDIP Beri Sinyal Ganggu Dominasi Mahfud Arifin di Surabaya
Bursa Transfer: Gelandang Chelsea ke Milan, Juventus Jual Dybala
3 Laptop Terbaru Acer Menarget Konsumen Modern
Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
KASBI Kecam PHK Secara Sepihak Terhadap Karyawan BUMN
Sadas, Handsanitizer Berbahan Alami Tanaman Adas
Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Begini Pembelajaran Tatap Muka di SMKN 6 Surabaya
Jelang Pilbup, Seluruh Ketua Parpol Melakukan Deklarasi Damai
Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
   

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pemkot, Sugito dan Darmawan Jalani Sidang Dakwaan
Hukum  Selasa, 05-11-2019 | 17:49 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Berita Video : Dugaan Korupsi Dana Hibah Pemkot, Sugito dan Darmawan Jalani Sidang Dakwaan
Surabaya pojokpitu.com, Kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkot Surabaya untuk pengadaan barang proyek Jasmas tahun 2016, yang menyeret enam anggota DPRD Surabaya, sebagai tersangka mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Terdakwa Sugito dan Darmawan, anggota DPRD Surabaya periode 2014 - 2019 menjalani sidang terlebih dahulu. Usai pembacaan dakwaan, Sugito dan Darmawan sama-sama mengajukan eksepsi dan mengajukan penangguhan penahanan.

Dalam dakwaannya, jaksa M. Fadhil dan jaksa Desy Christiani, dari Kejari Tanjung Perak, menyebutkan bila kedua terdakwa Sugito dan Darmawan ikut berperan dalam kasus korupsi dana hibah Pemkot Surabaya untuk pengadaan barang proyek Jasmas tahun 2016.

Kedua terdakwa berperan merekomendasikan 69 proposal nama-nama RT penerima proyek Jasmas kepada narapidana Agus Setiawan Tjong, yang telah divonis 6 tahun penjara.

Perbuatan kedua terdakwa yang merupakan anggota DPRD Surabaya periode 2014 - 2019, dianggap bertentangan dengan Peraturan Walikota Surabaya nomor 25 tahun 2016 tentang Pedoman Pemberian Dana Hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

Akibat perbuatan kedua terdakwa, negara dirugikan sebesar Rp 1,211 miliar, sesuai hasil investigasi dalam rangka penghitungan kerugian atas penyaluran dana hibah kepada masyarakat.

"Atas perbuatannya, kedua terdakwa didakwa melanggar pasal 2 ayat 1 Undang-Undang nomor 31 tahun 2019 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto pasal 55 ayat 1 KUHP," ucap M. Fadhil, jaksa penuntut umum.

"Atas dakwaan jaksa ini, kedua terdakwa Sugito dan Darmawan sama-sama mengajukan nota keberatan atau eksepsi," tutur Hasonangan Hutabarat - penasehat hukum Darmawan.

Di akhir persidangan, terdakwa Darmawan mengajukan penangguhan penahaman kepada majelis hakim yang diketuai Hizbullah Idris ini lantaran merupakan tulang punggung keluarga. Atas permintaan ini, sidang ditunda satu minggu dengan agenda pembacaan eksepsi dan putusan penangguhan penahanan terdakwa Darmawan.(end/vd:yan)

Berita Terkait

Mengejutkan, Ratih Bebas, Syaiful dan Dini Divonis 18 Bulan

3 Anggota DPRD Kota Surabaya Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Dituntut 3 Tahun Penjara, Binti Rochma Mengaku Kecewa

Korupsi Jasmas, Sugito Mantan Anggota DPRD Surabaya Divonis 1,8 Tahun Penjara
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  40 menit

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  12 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  9 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber