Berita Terbaru :
Gempar,Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
Blitar Diguncang Gempa 5.3 Skala Richter
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Warga Protes Pembagian Air Bersih Dinilai Tidak Adil
Malang Raya  Selasa, 05-11-2019 | 16:20 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Puluhan warga Dusun Bayang, Desa Pandansari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, berkumpul di aliran air bersih. Warga protes di tempat pemasangan paralon aliran sumber air bersih Wisata Coban Jahe, sebab dianggap tidak adil.

Penyebabnya sejak ada program Pamsimas, saluran air bersih kepada warga harus berpindah jalur. Padahal sejak dulu warga dikenakan biaya Rp 250 ribu untuk pemasangan aliran ke rumah penduduk. Namun kini biaya Pamsimas menjadi Rp 700 ribu, bagi pelanggan baru. Warga semakin berat, sebab sudah 2 bulan ini tidak ada air bersih.

Selama ini, air bersih bantuan PNPM telah mengucur ke tandon dusun mereka. Bagi warga yang tidak mampu memasang peralatan penyambungan, memanfaatkan tandon tersebut untuk kesehariannya.

Dijelaskan Abdul Rohim, salah satu warga, hingga kini belum ada solusi terkait kasus ini. Warga hanya berharap kebijakan dari pemerintah desa bisa membantu warga miskin. Sebab sekitar 500 kepala keluarga di wilayah tersebut membutuhkan air bersih setiap hari. (pul)

Berita Terkait

BPBD Lumajang Droping Air Bersih dan Makanan

Pipanisasi Putus, BPBD Droping Air Bersih ke Dua Dusun

Viral, Sumber Mata Air ini Dipercaya Menyembuhkan Penyakit

Tim Gabungan Revitalisasi Saluran Air di Puncu
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  14 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  13 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  12 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber