Berita Terbaru :
Positif Covid-19 di Tuban Tembus 157 Kasus
Traffic Light Lumajang Dipasang Garis Jaga Jarak Layaknya Starting Grid Moto GP
Kembangkan Bakat, 5 ABK Membuat Grup Band
Pelaku Diduga Copet Diamankan Polisi Usai Gasak HP Milik Demonstran
Demo Tolak RUU Omnibus Law di Tengah Pandemi Covid-19
Dokter dan Perawat RSUD Caruban Terpapar Virus Corona
Warga Dibuat Bingung Atas Pelayanan PDAM
Sebanyak 30 Persen PPDP Surabaya Enggan Melakukan Rapid Tes
Polresta Banyuwangi Ungkap Kasus Narkoba Dalam Bungkusan Rengginang
Empat Tahun Buron, Perampok Sadis Dibekuk Jatanras
Robot Arta Mulai Layani Rapid Tes UTBK di Unair
Menko PMK Kecewa Jatim Tak Bisa Penuhi Target Dua Minggu Dari Jokowi
Perwali No 33, Masuk Surabaya Wajib Rapid Tes Bagi Warga Luar Kota
Sidak Takaran Minyak, Petugas Temukan Produsen Nakal
Program Diskon Pajak Selama Corona Berhasil Meningkatkan PAD Rp 562 Milyar
   

Inilah Fina, Guru Pengganti Yang Jadi Korban SDN Gentong Pasuruan Ambruk
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 05-11-2019 | 15:31 wib
Reporter : Abdul Majid
Korban Sevina Arsy Wijaya
Pasuruan pojokpitu.com, Rumah duka korban tewas Sevina Arsy Wijaya (19) pengajar kelas SDN Gentong Pasuruan di Kelurahan Mandaranrejo Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan masih dipenuhi pelayat. Korban yang masih berstatus mahasiswi tersebut, bertugas mengajar sebagai guru pengganti yang sakit saat hari naas itu.

Kisah tragis berawal saat pukul 07.00 Wib siswa kelas IIA dengan jumlah 32 orang diisi pelajaran oleh guru Ambar dan II B jumlah 31 orang diisi pelajaran oleh guru Tri Hariayanti.  Sedangkan kelas VA jumlah 33 dan VB jumlah 33 melaksanan aktifitas olah raga, diisi oleh guru Atim. Saat kelas VA mengikuti pergantian mata pelajaran, petugas perpustakaan Sevina Arsy Wijaya masuk ker uang kelas. Kehadiran  guru Sevina Arsy Wijaya sebagai pengajar pengganti guru yang sedang sakit.

Baru masuk kelas, tepat pukul 08.30 Wib tiba tiba atap kelas ambruk. Kerasnya reruntuhan mengenai siswa dan guru pengajar yang sedang melakaksankan aktifitas belajar mengajar. Mengetahui kejadian itu, warga berdatangan berusaha membantu siswa dan guru yang terjebak reruntuhan. Tidak lama kemudian, korban Sevina Arsy Wijaya berhasil dikeluarkan dari reruntuhan dengan kondisi terluka. Tim medis berusaha melakukan pertolongan, namun  nyawa guru Sevina Arsy Wijaya tidak bisa diselamatkan.

Samsul Hadi Kepala BPBD Kota Pasuruan mengatakan, hingga kini tercatat 12 siswa luka-luka baik luka ringan maupun luka berat. Sedangkan satu siswi bernama Irza Amira (8) ikut menjadi korban tewas akibat reruntuhan bangunan. Semua korban luka-luka dibawa ke RSUD dr. R Soedarsono untuk mendapat perawatan. (pul)

Berita Terkait

Lapuk Dan Tahah Gerak, Bangunan SDN Ambruk

Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Musholla

Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Ambruk Segera Dibangun

Dua Tersangka Penyebab SDN Samaran Ambruk Ditangkap Polisi
Berita Terpopuler
FKPPI Demo Tuntut DPR RI Membatalkan RUU HIP
Peristiwa  7 jam

Tuntut Kejelasan Kasus Korupsi Warga Demo Kejaksaan
Peristiwa  10 jam

Inkrah Sejak Januari Hingga Juni, Kejari Kabupaten Malang Musnahkan Barang Bukti...selanjutnya
Malang Raya  8 jam

Persidangan Abah Ipul, Kabag ULP Sangadji Ungkap Pemberian Uang 200 Juta
Hukum  6 jam



Cuplikan Berita
Anak Jerapah Lahir di Tengah Pandemi
Pojok Pitu

Anak SD Dinikahkan Siri Dengan Pria Beristri Tiga
Pojok Pitu

Ingin Ketahui Fakta Penanganan Covid 19, Kapolda Jatim Akan Berkantor di Polsek
Jatim Awan

Begini Gejala Awal Hingga Rudy Ermawan Yulianto Meninggal Dunia
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber