Berita Terbaru :
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Korupsi Dana Desa Mantan Kades Ditangkap Polisi
Laka Beruntun 4 Truk Terjadi di Jalur Selatan Pasuruan, 3 Penumpang Luka-Luka
   

Atap Sekolah Ambrol, Guru dan Seorang Murid Menjadi Korban
Peristiwa  Selasa, 05-11-2019 | 14:22 wib
Reporter : Abdul Majid
Foto Istimewa
Pasuruan pojokpitu.com, Atap SDN Gentong Kota Pasuruan yang ambruk pada Selasa (5/11) pagi menyebabkan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Sebab akibat kejadian itu, dua orang tewas dan 12 diantaranya siswa luka luka.

Salah satu korban tewas Fina Choironi (19), mahasiswi yang juga bertugas sebagai petugas perpustakaan di sekolah tersebut. Fina Choironi saat kejadian berada di kelas V  yang berada di dalam kelas. Saat kejadian naas itu, Sefina sedang menggantikan seorang guru kelas V yang sedang sakit. Korban Fina beralamat di jalan Slamet Riyadi RT 09 RW 08 Kel. Mandaranrejo, Panggungrejo, kota Pasuruan.
 
Korban tewas lain bernama Irza Amira (8) siswa kelas 2B. Korban  Irza Amira tertimpa reruntuhan dan menderita luka di tubuhnya. Hingga saat ini, BPBD Kota Pasuruan mencatat terdapat 12 siswa luka-luka baik luka ringan maupun luka berat.

Menurut saksi penjaga sekolah Budi Santoso, semua korban tewas dan luka-luka langsung dibawa ke RSUD dr. R Soedarsono untuk mendapat perawatan. Pemkot Pasuruan sendiri mengaku masih mengupayakan agar semua biaya perawatan dapat ditanggung pemerintah.

Untuk sementara, kegiatan sekolah akan diliburkan dalam jangka waktu yang belum ditentukan. (pul)



Berita Terkait

Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh

Lapuk Dan Tahah Gerak, Bangunan SDN Ambruk

Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Musholla

Dua Bulan Siswa Belajar di Mushalla, Berharap Ruang Kelas Ambruk Segera Dibangun
Berita Terpopuler
Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  10 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  8 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  2 jam

Waspadai Potensi Bencana, Pacitan Pukul Kentongan Serentak
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber