Berita Terbaru :
Satgas OJK Temukan 105 Fintech Pinjaman Online Ilegal
Simulasi Wedding New Normal, Sejumlah Tradisi Dialihkan Untuk Cegah Penularan Covid-19
Matsani, Dari Supir Pribadi Menjadi Pengusaha Barbershop
Taksi Laut Tetap Eksis Sejak Tahun 1960
Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan
Pemerintah Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila
KAI Daop 8 Surabaya Kembali Operasikan KA Rute Surabaya-Jakarta
Jawa Timur Kembali Dapatkan Bantuan Obat Avigan
Nekat Curi Hape Dagangan, Karyawan Konter Plasa Marina Ditangkap
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
   

Korupsi 1 Miliyar Lebih, 2 Kepala Desa Digelandang Polisi
Pantura  Selasa, 05-11-2019 | 12:00 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Dua kepala desa asal Kabupaten Bojonegoro diamankan Satreskrim Polres Bojonegoro akibat terbukti korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang merugikan negara hingga miliyar rupiah.

Keduanya terbukti menyelewengkan dalam penggunaan dana untuk pembangunan masing-masing proyek di desanya, seperti pembangunan infrastruktur desa, dengan laporan palsu. 

Kades berinisial SA merupakan Kades Desa Sumberjo Kecamatan Trucuk dan HAR Kades Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro.
Kedua kades tersebut diperiksa berdasar hasil temuan kantor Inspektorat Bojonegoro, dan diketahui dana yang diselewengkan merupakan ADD dan DD tahun 2018.

AKBP Ary Fadli, Kapolres Bojonegoro, mengatakan, kedua oknum kades diketahui melakukan penyelewengan dalam penggunaan dana. "Diantaranya untuk pembangunan masing-masing proyek di desanya, seperti pembangunan infrastruktur desa yang dibuat-buat dengan laporan palsu," jelas Kapolres.

Sementara itu barang bukti dari kedua tersangka yang diamankan Satreskrim Polres Bojonegoro, berupa uang tunai Rp 500 juta lebih dan Rp 600 juta lebih, bersama berkas Lpj palsu dan juga sebuah mobil yang dibeli dari hasil korupsi tersangka.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1  dan atau pasal 3 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan undang-undang RI nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun.

Dari laporan masyarakat adanya penyimpangan alokasi dana desa di Desa Sumberjo Kecamatan Trucuk , dari hasil penyelidikan dan audit dari inspektorat terapat kerugian negara Rp 551.590.550 juta

Kemudian Kepala Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras juga dengan kasus yang sama kerugian negara Rp 601.921.785 juta. (yos)

Berita Terkait

Korupsi 1 Miliyar Lebih, 2 Kepala Desa Digelandang Polisi

Kades Ditahan Diduga Korupsi Dana Desa

Kompak Gelapkan Dana Desa, Oknum Kades dan Bendahara di Pasuruan Siap Disidangkan

Oknum Kades di Nganjuk Resmi Menjadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa
Berita Terpopuler
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  9 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  23 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  22 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  21 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber