Berita Terbaru :
Pelaku UMKM Jombang Dorong Pemerintah Segera Terapkan New Normal
PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Mobil PCR Dioperasikan Untuk Luar Daerah, Risma Mengamuk
Dua Penyuap Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 20 Bulan
Pulang Melaut, Pencari Kupang Hilang Terseret Banjir
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil
Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalan Desa
Balon Udara Berukuran Besar Nyangkut di Kabel Telkom Ponorogo
5 Anggota Keluarga Kluster Sampoerna Ditest Swab
Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Kaca Terguling
Pedagang Dari Luar Kota Diwajibkan Miliki Surat Keterangan Hasil Rapid Test
Dinkes Kembali Lakukan Rapid Test Terhadap Ratusan Pedagang Pasar Batu
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
   

Warga Saling Berdesakan Berebut Belasan Gunungan Buah
Ekonomi Dan Bisnis  Selasa, 05-11-2019 | 07:30 wib
Reporter : Ahmad Zainuri
Lamongan pojokpitu.com, Festival buah gratis sebagai wujud syukur hasil panen melimpa di Desa Latukan Kecamatan Karanggeneng Lamongan, diwaranai saling berebut untuk mendapatkan buah segar. Bahkan, sejumlah anak-anak histeris akibat terjepit.

Warga terus merangsek dan saling berebut gunungan buah, semangka, melon dan blewa, hasil panen raya. Warga tidak peduli meski berdesak saling injak hingga terjatuh. Bahkan, sejumlah anak-anak menangis histeris akibat terjepit.

Melihat anaknya menangis, seorang ibulangsung menjauh dari aksi rebuatan yang tidak bisa dikendalikan. Agar tidak saling berebut dan mengambil sendiri, akhirnya pihak panitia membagikan 16 gunungan buah segar kepada ribuan warga yang menunggu selama tiga jam.

Bukan hanya panitia yang melempar buah gratis ke arah ribuan warga, para pejabat forum pimpinan daerah, termasuk bupati dan sekda Lamongan juga mengikuti tradisi panen raya dan festival buah dengan cara melempar buah gratis ke arah warga.

Totok Rudysuriyantoro, selaku panitia festival, mengaku, tahun ini yang diberebutkan sebanyak 16 gunungan buah yang baru saja dipanen. "Tahun ini panen meningkat dibanding tahun lalu, saat ini satu hektar bisa mendapatkan untungan Rp 35-40 juta," kata Totok.

Sementara itu, Bupati Lamongan Fadeli, sangat mengapresiasi panen buah di desa latukan, karanggeneng.  "Setiap tahun keuntungan mengalami peningkatan, sehingga petani menggelar festival berebut buat secara gratis sebagai rasa syukur," kata Fadeli.

Untuk mempertahanan kualitas dan harga, Bupati Lamongan, mengusulkan agar para petani bekerjasama dengan perusahaan besar yang menampung hasil panen mereka.

Pada tradisi panen raya dan festival rebuata buah segar ini, ribuan warga mulai dari Lamongan, Gresik, Surabaya dan Mojokerto, tidak hanya bisa membawa pulang buah gratis. 

Namun, mereka juga bisa makan sepuasnya di lokasi yang sudah disiapkan oleh panitia. (yos)

Berita Terkait

Warga Saling Berdesakan Berebut Belasan Gunungan Buah
Berita Terpopuler
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  8 jam

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  10 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  14 jam

Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
Metropolis  5 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber