Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Manfaatkan Kotoran Kambing dan Bonggol Pisang untuk Pupuk
Senin, 04-11-2019 | 23:06 wib
Oleh : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggalakkan pengembangan pertanian sistem organik, mulai dari jenis sayur mayur, padi dan kedelai. Untuk menunjang produktifitas pertanian organik tersebut, Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat memberikan pelatihan membuat pupuk organik cari dari bahan kotoran kambing serta bonggol pisang.

Setelah mengikuti pelatihan oleh dinas pertanian dan perkebunan Kabupaten Kediri, para petani di Desa Bendosari, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri akhirnya melakukan praktek pembuatan mikro organisme dan agen hayati. Produk pupuk cair tersebut nantinya akan dipergunakan untuk membantu kesuburan tanah dengan sistem organik yang ramah lingkungan.

Pengembangan pupuk organik tersebut seluruhnya menggunakan bahan-bahan non kimia. Mulai dari kotoran kambing, bonggol pisang, air cucian beras, cairan tetes dan susu sapi. Seluruh bahan baku pupuk dilakukan pemrosesan selama lebih dari 14 hari melalui sistem fermensi di sebuah drum.

Ir. Karno, Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Plemahan, yang memandu proses pembuatan pupuk organik tersebut mengaku, produk pupuk yang dihasilkan tersebut dinilai lebih aman dibandingkan dengan pupuk kimia. 

"Sebab, pupuk organik tidak menyebabkan kerusakan pada tanah dan unsur haranya. Namun keberadaan pupuk organik justru semakin menyuburkan tanah," kata Ir Karno.

Pertanian organik adalah salah satu yang sedang digandrungi oleh masyarakat. Selain harga jual produk pertanian organik lebih mahal , juga dianggap lebih aman untuk kesehatan. 

Dispertabun Kabupaten Kediri, selain memberikan pelatihan pupuk organik pada petani juga memberikan fasilitas pemasaran produk pertanian organik melalui serambi tani. (yos)

Berita Terkait


Petambak di 12 Kecamatan Terdampak Pemangkasan Pupuk

Disperta Akui Adanya Pengurangan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Petani Ngawi Mengeluh Sulit Mendapat Pupuk Bersubsidi

Jatah Pupuk Bersubsidi Dikurangi, Petani Menjerit


Komisi II DPRD Monitoring Gudang Pupuk Urea Bersubsidi

Pupuk Bersubsidi Urea Langkah, Petani Mengeluh

Polisi Amankan Puluhan Sak Pupuk Bersubsidi yang Ditimbun

Memasuki Masa Tanam Padi, Alokasi Pupuk Bersubsidi Belum Ditetapkan
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber