Berita Terbaru :
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
   

Tuna Runggu Pengatur Lalu Lintas
Rehat  Senin, 04-11-2019 | 20:05 wib
Reporter : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Meski memiliki keterbatasan, penyandang tuna runggu di Madiun tetap mampu memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat, salah satunya dengan menjadi pengatur lalu lintas di wilayah yang rawan kecelakaan dan macet. Ditengah terik matahari mereka mengatur arus kendaraan yang melintas.

Panasnya sengatan matahari tak menyurutkan niat Agus Budi (32) warga Purwosari Magetan, untuk membantu mengatur arus lalu lintas di pertigaan Sambirejo atau pertigaan Bongpay  Makam Tionghoa. 

Jalan perbatasan antara Kota Madiun dan Kabupaten Madiun ini memang mempunyai volume kendaraan cukup padat, dan dilewati kendaraan besar. Bahkan, di pertigaan bongpay inisering terjadi kecelakaan baik ringan hingga berat dikarenakan  saling mendahului.

Agus, salah seorang penyandang tuna rungu dengan cekatan mengatur lalu lintas. Ia tidak meminta imbalan kepada pengendara yang lewat di jalan tersebut. 

Namun, tak jarang pengguna jalan memberi uang atau minuman karena melihat kegigihan penyandang tuna runggu peduli keselamatan pengendara .

Agus bersama rekanya sesama penyandang tuna rungu bergiliran mengatur arus lalu lintas. Hal itu dilakukan agar pengendara dapat menyeberang jalan dengan aman dan tidak terjadi kecelakaan. (yos)

Berita Terkait

Mahasiswa Pens Ciptakan Alat Bantu Komunikasi Bagi Penyandang Tuna Rungu

Tuna Runggu Pengatur Lalu Lintas

Pasutri Tuna Rungu Berjalan Kaki Keliling Indonesia
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  7 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  5 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  13 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  19 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber