Berita Terbaru :
Operasi Zebra Digelar Serentak Dengan Pembagian Bunga dan Coklat
78 Kg Sabu-Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Koplo dan Happy Five Dimusnahkan
Usai Apel Pagi PNS Dilingkungan Pemkab Gresik Rebutan Buah-Buahan
64.849 Peserta BPJS Kesehatan Akan Dinonaktifkan
Pemilik Tambang Tewas Tertimbun Longsoran
69 Kelurahan Di Surabaya Nol Kasus Covid 19
Perempuan MKGR Target 10 Ribu Untuk Kemenangan Mahfud Arifin
Belajar 12 Tahun Menjadi Prioritas Utama Paslon Er-Ji
Haul KH Abdul Hamid, Dilakukan Virtual dan Membatasi Jamaah Hadir
FK3 Resmi Cabut Dukung Kelana Beralih Dukung Paslon Nomor Urut 1
Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit, Digali Secara Liar Oleh Oknum dan Kini Dikubur Kembali
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
   

Tuna Runggu Pengatur Lalu Lintas
Rehat  Senin, 04-11-2019 | 20:05 wib
Reporter : Kriswanto
Madiun pojokpitu.com, Meski memiliki keterbatasan, penyandang tuna runggu di Madiun tetap mampu memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat, salah satunya dengan menjadi pengatur lalu lintas di wilayah yang rawan kecelakaan dan macet. Ditengah terik matahari mereka mengatur arus kendaraan yang melintas.

Panasnya sengatan matahari tak menyurutkan niat Agus Budi (32) warga Purwosari Magetan, untuk membantu mengatur arus lalu lintas di pertigaan Sambirejo atau pertigaan Bongpay  Makam Tionghoa. 

Jalan perbatasan antara Kota Madiun dan Kabupaten Madiun ini memang mempunyai volume kendaraan cukup padat, dan dilewati kendaraan besar. Bahkan, di pertigaan bongpay inisering terjadi kecelakaan baik ringan hingga berat dikarenakan  saling mendahului.

Agus, salah seorang penyandang tuna rungu dengan cekatan mengatur lalu lintas. Ia tidak meminta imbalan kepada pengendara yang lewat di jalan tersebut. 

Namun, tak jarang pengguna jalan memberi uang atau minuman karena melihat kegigihan penyandang tuna runggu peduli keselamatan pengendara .

Agus bersama rekanya sesama penyandang tuna rungu bergiliran mengatur arus lalu lintas. Hal itu dilakukan agar pengendara dapat menyeberang jalan dengan aman dan tidak terjadi kecelakaan. (yos)

Berita Terkait

Mahasiswa Pens Ciptakan Alat Bantu Komunikasi Bagi Penyandang Tuna Rungu

Tuna Runggu Pengatur Lalu Lintas

Pasutri Tuna Rungu Berjalan Kaki Keliling Indonesia
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  13 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  11 jam

Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Peristiwa  7 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber