Berita Terbaru :
Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Dua Penyuap Bupati Sidoarjo Syaiful Ilah Diadili
Penyemprotan Massal Terus Digalakkan Cegah Covid-19
Cairan Desinfektan Untuk Penyemprotan Dan Bilik Sterilisasi Dipastikan Aman
Dewan Kota Surabaya Soroti Kandungan Bahan Kimia Bilik Sterilisasi yang Dibuat Pemkot
Pemkot Surabaya Akan Terapkan Karantina Wilayah Cegah Covid 19
Kondisi Terkini Penyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Sidoarjo
Jokowi Larang Warga Mudik ke Kampung Halaman
Bupati Banyuwangi Umumkan 1 PDP Positif Virus Corona
Empat Positif Covid-19, Petugas Gabungan Semprot Disinfektan di Wilayah Kecamatan Terdampak
Pemburu Biawak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai
Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Pasien Positif Covid 19, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah
Pastikan Tidak Lockdown, Targetkan Zero Covid-19
Anggota DPRD Jatim Diana Amaliyah Nilai APD di Magetan Masih Minim
   

Judi Pilkades, Ibu Rumah Tangga dan Dua Pria Dibekuk
Pilkada  Minggu, 03-11-2019 | 21:16 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Satu hari menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Jombang, satuan petugas antijudi pilkades membongkar jaringan pemain judi. Judi taruhan pilkades ini melibatkan seorang perempuan dan dua pria. Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti uang sekitar Rp 10 juta sebagai taruhan.

Sehari dibentuk  satuan petugas anti judi pilihan kepala desa di Jombang berhasil mengungkap kasus perjudian. Tiga pelaku yang berhasil dibekuk  langsung digelandang ke Mapolres untuk mempertanggungjawabkan aksinya. Ketiganya dibekuk karena bermain judi atau taruhan untuk dua calon kepala Desa Sentul Kecamatan Tembelang.
 
Ketiga pelaku ini adalah Puji Slamet Rahardjo dan Yuliati. Keduanya warga Desa Sentul Kecamatan Tembelang Jombang yang berperan sebagai pengepul. Sedang Nandung Permana, warga Sentul Tembelang yang berperan sebagai pemain judi atau pemasang taruhan.
 
AKBP Boby P Tambunan, Kapolres Jombang, mengatakan petugas menangkap ketiganya saat petugas mendapatkan informasi adanya praktek judi taruhan kepala desa. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap ketiganya di rumahnya masing - masing.
Dalam penggrebekan ini, petugas berhasil mengamankan uang taruhan sebesar Rp 10 juta. Dalam aksi ini, satu penombok memasang taruhan Rp 5 juta untuk satu kades. Sedang satu penombok lagi  masih dalam pengejaran petugas.
 
Satuan petugas anti judi pilkades masih akan terus berpatroli untuk menangkap pelaku judi yang bisa  menggangu ketertiban. Petugas menghimbau agar warga tidak melakukan aksi tercela tersebut. Kabupaten Jombang, besok 4 Nopember akan menggelar pilkades serentak untuk 286 desa dengan jumlah cakades 791 orang.(end/vd:yan)

Berita Terkait

Akui Tak Laksanakan Tatib, Panitia dan BPD Sepakat Hitung Ulang

Polisi Tangkap Belasan Pelaku Judi Pilkades

Judi Pilkades, Ibu Rumah Tangga dan Dua Pria Dibekuk

Satreskrim Polres Blitar Kota Tangkap Pelaku Judi Pilkades
Berita Terpopuler
Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Akhirnya Ditahan Kejari Kabupaten Malang
Hukum  6 jam

Dituntut 7 Tahun, Sekda Gresik Divonis Bebas
Hukum  4 jam

Puluhan Peserta Kongres Demokrat Dites Corona, Begini Hasilnya
Politik  20 jam

Tulungagung Konfirmasi Kasus Positif Covid 19 Pertama
Covid-19  11 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber