Berita Terbaru :
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
   

4 Hari Pasca Kebakaran, Tim Labfor Polda Jatim Investigasi TKP
Tapal Kuda Dan Madura  Jum'at, 01-11-2019 | 16:00 wib
Reporter : Moch Sahid
Bangkalan pojokpitu.com, Empat hari pasca terjadinya kebakaran di Pasar Palawija Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Tim Labfor Mabespolri Polda Jatim didampingi Tim Inafis Polres Bangkalan melakukan investigasi TKP.

Investigasi TKP tersebut guna mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan 270 kios dan lapak yang ada di bagian selatan pasar yang terjadi pada Senin, (28/10).

Pasca kebakaran, kondisi pasar tanah merah yang terbakar belum dibersihkan karena menunggu Tim Labfor Mabes Polri Polda Jatim melakukan investigasi.

Beberapa material sisa kebakaran dibawa oleh tim labfor mabes polri polda jatim untuk dicek di laboratorium seperti abu sisa kebakaran, seng ,bangkai kipas angin dan beberapa material lainnya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, David Manurung mengatakan, untuk mengetahui secara detail penyebab terjadinya kebakaran di pasar tanah merah, polres bangkalan meminta bantuan Tim Labfor dari Polda Jatim.

"Untuk hasil kita masih menunggu laporan dari Tim Labfor yang hari ini sudah melakukan investigasi, selain itu pula para pedagang sudah dapat membersihkan tempat atau lapaknya yang terbakar karena Tim Labfor sudah mengambil beberapa sampel untuk nantinya dicek dan dianalisa sehingga penyebab terjadinya kebakaran dapat diketahui," ujar David Manurung.

Sedangkan Kepala Pasar Tanah Merah, Abd Wasik mengatakan kerugian materil akibat terjadinya kebakaran tersebut berkisar Rp 5 milyar - Rp 10 milyar sampai 10 milyard. 

Para pedagang yang terdampak kebakaran nantinya akan tetap bisa berjualan di lokasi kebakaran, tentunya setelah dibersihkan sambil menunggu hasil pertemuan para pedagang dengan Pemda yang dilaksanakan pada hari ini di kantor Pemkab Bangkalan.

Sedangkan Kompol Handy Purwanto dari Labfor Mabes Polri Polda Jatim menjelaskan untuk mengetahui hasil dari investigasi penyebab terjadinya kebakaran di pasar tanah merah masih menunggu kurang lebih 3 minggu sampai satu bulan lagi. (yos)

Berita Terkait

Diduga Konsleting Listrik, Dua Ruko di Pasar Tradisional Bangunrejo Ludes Terbakar

Gara Gara Konsleting Liatrik, Pasar Kepatihan Menganti Terbakar

Labfor Polda Jatim Amankan Barang Bukti Kebakaran Pasar Ngunut

4 Hari Pasca Kebakaran, Tim Labfor Polda Jatim Investigasi TKP
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  9 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  7 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  4 jam

Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber