Berita Terbaru :
Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Jokowi Lantik Jendral Idham Azis Jadi Kapolri
Politik  Jum'at, 01-11-2019 | 14:19 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Usai menjalani rangkaian fit and proper test yang dilakukan komisi 3 DPR-RI, hari ini Jendral Idham Azis resmi menjabat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Idham dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta , Jumat (1/11) siang.

Jendral Idham Azis mengantikan posisi Tito Karnavian yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Mentri Dalam Negeri.

Pengangkatan Idham Azis sebagai Kapolri berdasarkan keputusan presiden nomor 97 tahun 2019, tentang pengangkatan Kepala Kepolisian RI. Keputusan presiden ini mulai berlaku sejak saat pelantikan pejabat.

Dalam pelantikan ini, Idham Azis naik pangkat menjadi jenderal polisi. Setelah pembacaan keputusan presiden tentang kenaikan pangkat, Jokowi lantas mengganti tanda pangkat Idham yang terpasang di pundak dari bintang tiga menjadi bintang empat.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden, MaKruf Amin beserta jajaran kabinet Indonesia Maju,  diantaranya Menko Polhukam, Mahfud MD, Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, dan sejumlah pimpinan partai politik.

Sehari sebelumnya, Idham Azis resmi ditetapkan oleh DPR dalam rapat paripurna sebagai Kapolri. hal itu dilakukan setelah Idham lolos uji kepatutan dan kelayakan di komisi III DPR RI.

Idham membeberkan tujuh program prioritas untuk memajukan polridalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR. Program tersebut merupakan penguatan Polri promoter alias profesional, modern dan terpercaya.

Setumpuk pekerjaan rumah telah menanti Komjen Idham Azis di kursi pucuk pimpinan Polri.  PR pertama Idham ialah menuntaskan kasus serangan teror berupa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Idham sebenarnya dianggap gagal menuntaskan kasus ini. Pasalnya, dua jabatan yang sebelumnya ia pangku yakni Kapolda Metro Jaya dan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memiliki tugas untuk menuntaskan kasus yang terjadi sejak 2017 ini.

Berita Terkait

Bupati Bojonegoro Lantik Kades Terpilih Melalui Layar Video Teleconference

304 Panwaslu Kelurahan Dan Desa yang Baru Dilantik

Lantik 175 ASN, Walikota Imbau ASN Taat Aturan

Menjelang Pilkada 2020, KPU Kota Pasuruan Lantik 20 PPK
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  3 jam

Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Peristiwa  1 jam

Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Ekonomi Dan Bisnis  31 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber