Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Bulan Maulud, Harga Sembako di Pasar Tradisional Stabil
Jum'at, 01-11-2019 | 06:15 wib
Oleh : Andi Nurcholis
Berita Video : Bulan Maulud, Harga Sembako di Pasar Tradisional Stabil
Situbondo pojokpitu.com, Memasuki bulan maulud, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah Pasar Tradisional Situbondo, tidak mengalami kenaikan. Bahkan, harga sembako masih dibilang cukup stabil. Kenaikan tidak cupuk signifikan terjadi pada harga bawang merah.

Di Pasar Tradisional Mimbaan Situbondo, sejumlah barang kebutuhan pokok  tidak terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi. Bahkan sejumlah harga komoditi cukup setabil sejak sepekan terakhir yang lalu.

Menurut pedagang, Kiki Safitri, memasuki bulan maulud saat ini biasanya harga sembako mengalami kenaikan. "Namun, sebaliknya harga komoditi masih relatif stabil," kata Kiki. 

Harga telor per satu kilo di angka nominal Rp 19 ribu, sedangkan harga seluruh jenis cabe tidak mengalami kenaikan. Bahkan harga cabe mengalami penurunan yakni Rp 5 ribu perkilogramnya. "Kenaikan terjadi pada harga bawang merah dari Rp 12 ribu menjadi Rp 16 ribu perkilo gramnya," kata Kiki.

Meski tidak mengalami kenaikan, namun diharap pemerintah daerah melalui dinas terkait tetap melakukan monitoring harga sembako di sejumlah pasar tradisional se Kabupaten Situbondo. (yos/vd:yan)

Berita Terkait


Dinas Peternakan Pastikan Stok Daging dan Harga Daging di Jatim Aman

Menjelang Maulid Nabi, Harga Kebutuhan Pokok Naik

Harga Bahan Pokok Dalam Kondisi Stabil

Bulan Maulud, Harga Sembako di Pasar Tradisional Stabil


Menjelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak

Harga Kebutuhan Pokok Naik Jelang Pemilu

Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

Harga Kebutuhan Pokok di Lumajang Masih Tinggi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber