Berita Terbaru :
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
Petugas PMK Menyelamatkan Kucing Terjebak di Pipa Paralon Saluran Air
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Bupati Tuban Bersama Forkopimda Gowes Bareng dan Bagikan Masker
Pemerintah Lumajang Cek Gudang Tembakau
Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Selama Pandemi Covid-19, Pusvetma Gelar Vaksinasi Rabies Secara Drive Thru Pertama Kali
Kreasi di Tengah Pandemi, Mahasiswa Tulungagung Buat Kerajinan Shadow Box Light
Sekda Ponorogo : Rp 200 M Murni Demi Masyarakat, Tidak Ada Kepentingan Politik
Hilangkan Kejenuhan, Siswa Belajar Di Alam Bebas
Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalur Poros Pantura
   

Oknum Ojek Online Nyambi Jadi Pengedar Sabu-Sabu
Metropolis  Jum'at, 01-11-2019 | 00:07 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, berhasil meringkus 21 pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu,dari 19 kasus yang berhasil diungkap selama kurun waktu satu bulan. Menurut petugas, 21 pelaku tersebut terdiri dari para pengguna dan pengedar sabu yang biasa mengedarkan barang haram tersebut di Surabaya.

Dari 21 pelaku yang diamankan petugas sempat jengkel dengan satu pelaku pengedar sabu-sabu, yang bernama Abdul Kodir (28) tahun, warga Tenggumung Surabaya. Betapa tak jengkel, saat disergap petugas dirumahnya, ia sempat melawan dan berupaya kabur dari sergapan petugas.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, mengatakan, kendati sempat melawan, Abdul Kodir akhirnya berhasil diringkus petugas di rumahnya.

"Saat dilakukan penggeledehan, kita juga menemukan satu poket sabu seberat satu gram lebih,satu buah timbangan dan dua buah skrop sabu-sabu," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Abdul Kodir yang sehari hari bekerja sebagai ojek online itu ternyata punya pekerjaan sampingan sebagai pengedar sabu-sabu. Bahkan didepan petugas, Abdul Kodir mengaku barang haramnya itu didapat dari seorang bandar besar berinisial AMD yang tinggal di Desa Rabesan, Kabupaten Bangkalan.

Tak tanggung-tanggung, Abdul Kodir rupanya bukan hanya kali ini menjalankan bisnis jual beli sabu-sabu. Ia tercatat sudah dua bulan menggeluti bisnis sabu tersebut dan sudah tujuh kali membeli sabu dari AMD. (yos)

Berita Terkait

Polisi Ringkus Sindikat Pengedar Sabu-Sabu Antar Kota Jaringan Lapas

Polisi Gagalkan Peredaran 500,24 Gram Sabu di Sampang

Polisi Grebek Pengedar Sabu di Rumahnya

Hendak Jual Sabu ke Pelanggan, SofyanTukang Las Diamankan Polisi
Berita Terpopuler
Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  13 jam

Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  3 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  4 jam

Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Pendidikan  7 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber