Berita Terbaru :
Satgas OJK Temukan 105 Fintech Pinjaman Online Ilegal
Simulasi Wedding New Normal, Sejumlah Tradisi Dialihkan Untuk Cegah Penularan Covid-19
Matsani, Dari Supir Pribadi Menjadi Pengusaha Barbershop
Taksi Laut Tetap Eksis Sejak Tahun 1960
Pandemi Covid-19 Sejumlah Desa Area Sumber Mata Air Imbulan Alami Kekeringan
Pemerintah Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila
KAI Daop 8 Surabaya Kembali Operasikan KA Rute Surabaya-Jakarta
Jawa Timur Kembali Dapatkan Bantuan Obat Avigan
Nekat Curi Hape Dagangan, Karyawan Konter Plasa Marina Ditangkap
Cendikiawan NU Dukung Kementan Kembangkan Antivirus Eucalyptus
Puluhan Peserta UTBK Rapid Test di Lokasi Ujian
Mo Salah Memang Berhati Mulia, Ini Sedekah Terbarunya setelah Liverpool Juara
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
46.334 Ribu Peserta UTBK Mulai Ujian Masuk PTN, Sempat Molor 15 Menit
Mendikbud Nadiem Ingin Kepsek dari Guru Penggerak, Indra Merasa Heran
   

Anggaran Banyak Tidak Terserap Gubernur Akan Melakukan Efisiensi Perjalanan Dinas
Politik  Kamis, 31-10-2019 | 15:00 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Banyaknya anggaran yang tidak terserap dan akhirnya menjadi silva, menjadi catatan oleh Pemerintah Jawa Timur kedepan. Dalam laporan badan anggaran DPRD Jatim yang disampaikan dalam sidang paripurna, anggaran yang tidak terserap masih tinggi di setiap OPD hingga menjadi silpa ditahun 2018 lalu ada Rp 4 triliun dan ditahun ini ada Rp 1 triliun lebih.

Laporan nota keuangan untuk RAPBD tahun 2020 dapat diterima oleh badan anggaran DPRD Jatim dan sekarang lagi di lakukan pembahasan di setiap komisi dan fraksi.

Namun ada beberapa catatan untuk Pemerintah Jawa Timur mengenai anggaran yang tidak terserap, dalam catatan badan anggaran tahun 2018 ada Rp 4 triliun anggaran yang tidak terserap dan di tahun ini ada Rp 1 triliun.

Menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, angka silpa atau sisa lebih pembiayaan anggaran banyak penyebabnya, diantaranya kelebihan penawaran dan gagal lelang, maka dari itu kedepan gubernur berencana akan melakukan efisiensi 25 persen perjalanan dinas di setiap OPD yang ada di Pemprov Jatim.

Untuk RAPBD tahun 2020 Pemerintah Jawa Timur menganggarkan Rp 33 triliun lebih, mengalami devisit satu triliun sekian yang akan di tutup dengan neto dari anggaran yang tidak terserap di tahun 2019.

DPRD Jatim meminta ada penghitungan yang jelas dari Pemerintah Jawa Timur soal anggaran silpa, agar pengunaanya jelas untuk kepentingan rakyat. (yos)

Berita Terkait

Anggaran Banyak Tidak Terserap Gubernur Akan Melakukan Efisiensi Perjalanan Dinas
Berita Terpopuler
Gempar, Bayi Perempuan Dibuang di Teras Rumah Warga
Peristiwa  8 jam

Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  22 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  21 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  20 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber