Berita Terbaru :
Pesta Minuman Keras Dua Warga Tewas
Datangi E-Warung Dinsos dan Supplier Bawakan Beras Pengganti
Warga Temukan Ratusan Amunisi Aktif
Layanan RSUA Disorot Pasiennya, Begini Kata Humas
Abaikan Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Ikuti Rapid Test Gratis
Lagi, Kasus Covid 19 Ponorogo Tambah 2 Orang
Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RSUA
Kampung Tangguh Covid 19 Binaa Kejari Sidoarjo Dengan Slogan Transparansi Penggunaan Anggaran
Terkilir, 3 Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi Petugas
Warga Dua Desa Demo Kandang Ayam di Jember
Siswa Asal Kediri Ciptakan Drone Dari Bahan Bekas
Tetap Berlanjut, Nominal yang Diterimakan Semakin Berkurang
Kereta Api Tabrak Ertiga, Seorang Bocah Tewas
Akibat Covid-19, Pembangunan Terapi Nuklir di RS BDH Tertunda
   

Sejak SD, Gadis di Banyuwangi Menjadi Budak Nafsu Ayah Tiri
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 31-10-2019 | 12:15 wib
Reporter : Iqbal mustika dan handoko khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Siapa yang menduga, meski ayah tiriyang harusnya melindungi dengan baik setelah menikahi ibu kandungnya, malah tega memperlakukan anak tiri dengan tidak senonoh.

Slamet H (39) warga Dusun, Tapansari, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi tertunduk malu saat menjalani proses penyidikan diruang Satuan Reskrim Polsek setempat.

Pria yang hanya buruh serabutan berurusan dengan aparat kepolisian, setelah kelakuan bejatnya terbongkar.Lantaran mencabuli anak tirinya sendiri sedak usia SD.

Tersangka Slamet mengaku, perbuatan dilakukan secara spontan.Lantaran setiap kali menjumpai anak tirinya selalu terangsang.

Sementara itu menurut Kapolsek Cluring Iptu Bejo Madrias, perbuatan cabul awal kali dilakukan tahun 2015,saat korban masih duduk di bangku kelas 5 SD. Sepulang sekolah dan waktu ibunya pergi bekerja sebagai buruh, tiba tiba pelaku masuk ke kamar korban.Pelaku memaksa korban untuk melepas pakaian hingga menindihnya.

Aksi bejat pelaku juga dilakukan saat korban kelas 6 SD, hingga tahun 2017 saat duduk dibangku sekolah SMP.Pelaku terus menerus melakukan perbuatan dengan modus yang sama."Terakhir, beberapa hari lalu, pelaku mencoba kembali mengulangi hal yang sama, namun korban menolak dan berhasil melarikan diri dari dekapan pelaku," kata Iptu Bejo Madrias.

Aksi bejad pelaku terbongkar setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada salah satu guru disekolahnya.Setelah mendengar cerita tersebut,sang guru langsung menghubungi saudara korban, dan melaporkan perbuatan pelaku Slamet ke Polsek Cluring.

"Kami terus koordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polres Banyuwangi. Karena kasus perlu penanganan ekstra hati-hati, karena menyangkut undang undang perlindungan anak," kata Iptu Bejo Madrias.

Selain mengamankan pelaku,polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Pelaku juga harus meringkuk disel tahanan Mapolsek Cluring, dijerat pasal 81 ayat (1) dan (2) subs pasal 82 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perppu No. 1 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman lebih dari 10 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Bapak Satu Anak, Hamili Siswi SMP Hingga Melahirkan

Setubuhi Gadis Bawah Umur, 2 Pemuda Tulungagung Ditangkap Polisi

Miris, Siswi SD Diperkosa 4 Pemuda

Karyawan Perkosa Teman Kerja Saat Pingsan
Berita Terpopuler
Menanti Sanitasi Yang Layak, Begini Keluh Kesah Pasien Covid 19 Terisolasi di RS...selanjutnya
Opini  1 jam

Tergelincir Lempengan Jalan, Pengendara Motor Terlindas Truck Trailer
Metropolis  16 jam

Stok Menipis, Harga Ayam Potong Terus Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  16 jam

Sahabat Anak, Bhabinkamtibmas Polres Situbondo Bagikan Alquran dan Alat Kesehata...selanjutnya
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Orangtua Protes PPDB SMP Zonasi
Pojok Pitu

Audiensi Dengan IDI, Risma Nangis dan Bersujud
Pojok Pitu

Di Palau Ini Dihasilkan Kepiting Jumbo dan Rumput Laut Berkuwalitas
Jatim Awan

Wisata Bahari Snorkling Pulau Gili Ketapang Siap Dibuka Dengan Protokol Kesehata...selanjutnya
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber