Berita Terbaru :
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Lahan Konservasi Diuruk Jadi Perkampungan
Metropolis  Rabu, 30-10-2019 | 18:49 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, DPRD Surabaya menemukan dugaan jual beli lahan reklamasi di Kawasan Pantai Kenjeran Surabaya.Lahan tersebut bahkan diperjual belikan kepada masyarakat hingga ratusan juta rupiah.

Anggota Komisi CDPRD Surabaya Abdul Ghoni Muhlas Niam, turun langsung melihat lokasi tersebut. Posisinya berada di pesisir Pantai Ria Kenjeran Surabaya. Atau persis berada didalam lokasi wisata."Batas sempadan yang seharusnya menjadi lahan konservasi sekitar 100 meter dari bibir pantai mulai dipatok, bahkan mangrove ditebang untuk diuruk menjadi rumah," kata Abdul Ghoni Muhlas Niam.

Abdul Ghoni Muhlas Niammenuturkan, harga setiap kapling dipatok hingga mencapai Rp 130 juta. Para pembeli merasa dirugikan lantaran baru diketahui lahan tersebut kawasan reklamasi, dan pengurukan dilakukan tanpa ijin.

Politisi PDIP ini akan menindaklanjuti dan memanggil pihak-pihak terkait, mulai dari pengelola wisata,Pemkot dan warga yang menjadi korban. "Karena modus yang terjadi sudah tidak benar dan menyalahi aturan, tidak hanya itu dampak fatalnya terhadap lingkungan," tambah Abdul Ghoni Muhlas Niam.

Bahkan Abdul Ghoni Muhlas Niammenduga proses penjualan lahan tidak sesuai mekanisme.Termasuk izin reklamasi.Wilayah pesisir pantai sendiri masuk kedalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K).

Hal tersebut tercantum diPeraturan Daerah Provinsi Jawa Timur No 1/2018 tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Apalagi setelah dikonfirmasi kepada pihak DKP provinsi, hanya ada dua wilayah yang resmi izin reklamasinya.Yakni pesisir Juanda dan wilayah Lamongan. (pul)



Berita Terkait

Warga Pantai Bulak Gerah, Pemkot Dianggap Tidak Ada Itikad Baik

Lahan Konservasi Diuruk Jadi Perkampungan

Ada Anggaran Pembebasan Lahan Konservasi di APBD
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  7 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  6 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  5 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  4 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber