Berita Terbaru :
Presiden Beri Tanda Jasa dan Kehormatan Kepada 53 Tokoh Terpilih
PKB dan PDIP Akan Koalisi Dalam Pilkada Lamongan 2020
Dolar Loyo, Harga Emas Antam Naik Lagi
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Resiko Penularan Lewat Aerosol, WHO Peringatkan Tunda ke Dokter Gigi
Klaster Rumah Makan, Tiga Karyawan Positif Covid-19
Panas, PDIP Beri Sinyal Ganggu Dominasi Mahfud Arifin di Surabaya
Bursa Transfer: Gelandang Chelsea ke Milan, Juventus Jual Dybala
3 Laptop Terbaru Acer Menarget Konsumen Modern
Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
KASBI Kecam PHK Secara Sepihak Terhadap Karyawan BUMN
Sadas, Handsanitizer Berbahan Alami Tanaman Adas
Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Begini Pembelajaran Tatap Muka di SMKN 6 Surabaya
Jelang Pilbup, Seluruh Ketua Parpol Melakukan Deklarasi Damai
   

Terjerat Ujaran Kebencian, Mantan Pentolan HTI Dijatuhi Tiga Bulan Penjara
Hukum  Rabu, 30-10-2019 | 16:10 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Dalam kasus ini, terdaka mantan Wakil Ketua HTI Heru Ivan Wijayadijatuhi hukuman tiga bulan penjara.
Mojokerto pojokpitu.com, Sidang putusan kasus ujaran kebenciandengan terdakwa mantan pentolan Hizbut Tahrir Indonesia, HTI di Pengadilan Negeri Mojokerto, diwarnai aksi demo dari berbagai Ormas Islam.

Heru Ivan Wijayadidudukan dikursi pesakitan, untuk mendengarkan amar putusan dari ketua mejelis hakim pengadilan negeri. Dalam amar putusan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri MojokertoAgus Waluyo Tjahyono, mantan pentolan HTI Heru Ivan Wijaya dinyatakan secara sah dan menyakinkan bersalah melanggar pasal 45a jounto pasal 28 ayat 2 UU nomer 19 tahun 2016 tentang undang undang informasi dan transaksi elektronik, UU ITE dan dijatuhi vonis 3 bulan penjara.

Atas putusan yang jatuhkan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mojokerto, sesuai dengan tuntutan dari jaksa penuntut umum. Atas putusan itu Budiharjopihak kuasa hukum terdakwa Heru Ivan Wijayamasih menyatakan fikir fikir.

Sementara ituratusan massa dari sejumlah organisasi Islam, terus memberikan dukungan terhadap terdakwaHeru Ivan Wijaya. Dengan menggelar aksi di depan kantor pengadilan. Massa meminta majelis hakim membebaskan terdakwa Heru Ivan Wijayaatas kasus ujaran kebencian.

Seperti diketahui, kasus mencuat pada bulan Juni 2018 lalu, saat terdakwa Heru Ivan Wijayamemposting melalui akun facebook miliknya berisi ujaran kebencian terhadap kelompok lain. Akhirnya Heru Ivan Wijayadiporkan ke Polres Mojokerto dan pentolan HTI itu ditetapkan sebagai tersangka. (pul/vd:yan)

Berita Terkait

Geram Dengan Ulah Nitizen, Idi Laporkan 5 Akun Media Sosial

Hina Bupati di Facebook, Akun Ini Dilaporkan ke Polisi

Diputus Pacar, Seorang Pemuda Nekat sebar Video Pornonya di Medsos

Menjaring Tersangka Melalui Pasal UU ITE
Berita Terpopuler
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
Konsultasi Psikologi  2 jam

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  13 jam

Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
Konsultasi Psikologi  10 jam

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga
Life Style  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber