Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Rehat 

Event tahunan itu mewarnai peringatan 91 tahun sumpah pemuda di Kabupaten Madiun. Festival juga sebagai ajang ikon wisata budaya di Jawa Timur bagian barat .
Festival Kampung Pesilat Menjadi Warna 91 Tahun Sumpah Pemuda
Selasa, 29-10-2019 | 10:28 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Sebanyak 14 perguruan silat mementaskan kesenian silat dalam festival kampung pesilat Indonesia. Fanatisme terhadap perguruan pencak silat sangat kental di warga Jawa Timur bagian barat, khususnya Kabupaten / Kota Madiun. Sebanyak 14 perguruan pencak silat berdiri dan telah memiliki ribuan siswa yang tersebar di masing-masing ranting.

Pencak silat sudah menjadi budaya setiap warga. Pada pagelaran ke 2 festival kampung pesilat Indonesia itu, digelar di Alun Alun Rekso Gati Caruban. Para sesepuh dari 14 perguruan silat unjuk diri di atas panggung.

Menurut Ahmad Dawami, Bupati Madiun, event tersebut menjadi warna Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun. Sebab pencak silat juga sebagai wujud pemersatu dari berbagai keberagaman.

Selain unjuk gelanggang jurus masing masing perguruan, juga ditampilkan ikon batik kampung pesilat dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun. "Cara ini untuk mendongkrak wisata budaya, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat perajin batik," kata Ahmad Dawami.

Rencanya dengan semangat kampung pesilat Indonesia, dijadikan wisata budaya dapat menarik para wisatawan dari luar Madiun. Terlebih Pemkab Madiun ingin prestasi pesilat semakin meningkat, baik di kejuaraan tingkat regional atau nasional. (pul)

Berita Terkait


Festival Kampung Pesilat Menjadi Warna 91 Tahun Sumpah Pemuda


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber