Berita Terbaru :
Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Bertahan Hidup Di Tengah Masa Pandemi Dengan Budidaya Bunga Anggrek
Legenda Argentina, Si Tangan Tuhan Diego Maradona Meninggal
Pandemi Covid 19, Karang Taruna Produksi Sabun Cair
Petugas Evakuasi Sarang Tawon Raksasa Di Rumah Warga
PUPR Anggarkan Pembangunan Pasar Kertosono Tahun 2021
Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Dua Kelompok Yang Ricuh Saat Demo Tolak HRS, Kini Berakhir Damai
Pelipatan Surat Suara Pilkada Surabaya, Targetkan 3 Hari Selesai
Penambang dan Warga Capai Kesepakatan Damai
Penipuan Bermodus Investasi Forex, Dibongkar Polda Jatim
Penempatan Tapal Batas Kabupaten Madiun Mengacu Pada Permendagri No. 141/2017
   

Operasi Semeru, Banyak Pengendara Nekat Putar Balik
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 29-10-2019 | 05:24 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Beginilah suasana pengendara sepeda motor yang nekat melakukan aksi putar balik, karena takut terjaring razia operasi semeru 2019 di Jalan Basuki Rahmat Situbondo. Foto: Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Aksi nekat terjadi dalam operasi zebra semeru di Situbondo, karena banyak pengguna jalan yang ketakutan akan terjaring razia. Tak sedikit pengendara nekat menerobos hingga putar balik saat penertiban sedang berlangsung. Akibat aksi nekat tersebut, sejumlah pengendara bahkan hampir terlibat kecelakaan dengan pengendara lain.

Kesadaran masyarakat dalam tertib lalu lintas masih tergolong rendah , selain masih banyak pengendara takut saat razia, terbukti setidaknya ada 150 pengendara yang di tilang setiap harinya. 

Dengan faktor tidak mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM) menjadi pelanggaran mendominasi, serta disusul dengan tidak memakai helm dan kondisi lampu kendaraan tidak menyala pada siang hari.

Kanit Patwal, Ipda Sukamto, menjelaskan bahwa, banyak pengendara roda dua yang menghindar dengan cara masuk ke gang-gang. 
"Bahkan ada yang berpura-pura berhenti di depan toko atau hotel untuk mengelabuhi petugas polisi," kata Ipda Sukamto.

Operasi zebra semeru akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 30 Oktober hingga 12 November 2019. Pihaknya menegaskan, selain menilang, tak menuntut kemungkinan kepolisian menyita kendaraan jika pengendara tak mampu menunjukknan STNK. (yos)

Berita Terkait

Dua Pekan Operasi Sikat Semeru, Polres Tangkap 18 Tersangka

Jelang Pilwali Polrestabes Bekuk 381 Tersangka Hasil Ops Sikat Semeru

Belasan Truk Terjaring Operasi Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas

Operasi Semeru, Banyak Pengendara Nekat Putar Balik
Berita Terpopuler
Penempatan Tapal Batas Kabupaten Madiun Mengacu Pada Permendagri No. 141/2017
Peristiwa  10 jam

Pelipatan Surat Suara Pilkada Surabaya, Targetkan 3 Hari Selesai
Pilkada  6 jam

Penipuan Bermodus Investasi Forex, Dibongkar Polda Jatim
Metropolis  9 jam

PUPR Anggarkan Pembangunan Pasar Kertosono Tahun 2021
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber