Berita Terbaru :
Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
   

Peringati Hari Jadi Ke 750 Tahun Pemkab Sumenep Menggelar Festival Musik Daul
Tapal Kuda Dan Madura  Minggu, 27-10-2019 | 23:10 wib
Reporter : Syaiful Anwar, Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com, Dalam rangka meperingati hari jadi Kabupaten Sumenep ke 750 tahun, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga, menggelar festival musik daul atau sering disebut musik tong-tong, didepan Masjid Agung Sumenep.

Dengan dilepas langsung oleh Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim, didampingi wakil bupati, dan forkopimda setempat, serta tamu para raja dari  keraton ditanah air diantaranya, kerajaan solo, ternate, bacan, bajo, dan sejumlah kerajaan lainnya.
 
Kegiatan musik daul ini dilaksanakan rutin setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep menjelang hari jadi atau ulang tahun Kota Sumenep, ditahun ini diikuti oleh peserta dengan jumlah 30 grup musik daul, meningkat dibanding tahun kemarin. 

Seluruh peserta yang ikut dalam festival ini merupakan grup dari tiap daerah di Madura, sontak kegiatan ini menarik ribuan bahkan jutaan masyarakat sumenep dan sekitarnyauntuk melihat langsung.
 
Sementara, Bupati Sumenep, Abuya Buryro Karim,  menyampaikan, festival musik daul ini merupakan ajang pembersatu bangsa karna dari filosofi yang ada, musik uldaul merupakan sebuah kebersamaan,.

"Dimana dari alat musik dan nyanyian yang digunakan bukan hanya dari daerah Madura, melainkan lagu dari daerah tanah air yang ada di Indonesia, berharap dari ditahun yang akan datang akan ada sebuah peningkatan seperti membawakan lagu daerah lain salah satunya, lagu papua," ujar Bupati Sumenep.
 
Selain event festival musik daul se Madura ini, masih banyak event yang akan digelar di Kabupaten Sumenep, bertajuk budaya yang menjadi pembersatu bangsa, sampai menjelang prosesi hari jadi Kota Sumenep. (yos)
 


Berita Terkait

Upacara Unik Gunakan Bahasa Daerah dan Pakaian Adat

Hari Jadi Sumenep Ke-750, Sukses Satukan Keragaman 5 Suku

Peringati Hari Jadi Ke 750 Tahun Pemkab Sumenep Menggelar Festival Musik Daul

Sindir Pemkab Sumenep, Mahasiswa Demo Kenakan Pakaian Adat
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  5 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  3 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  2 jam

Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber