Berita Terbaru :
Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul
Nenek Renta Tinggal Di Gubug Reot Tak Layak Huni
14 Hari Pasca Ultimatum Presiden, Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Covid di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dinkes Lakukan Tracing dan Swab Di Sarangan
Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
   

Santri Bakar Terong Massal 5.000 Terong
Pantura  Sabtu, 26-10-2019 | 18:25 wib
Reporter : Ahmad Zainuri
Lamongan pojokpitu.com, Para santri di Lamongan mencatatkan rekor muri dengan sebuah gerakan massal membakar ribuan terong, sekaligus liwetan akbar yang merupakan tradisi dan budaya khas di pondok pesantren.

Total sebanyak  4.444 terong di bakar ribuan santri di halaman Ponpes Al Fatimiyah, Banjar Anyar, Paciran Lamongan,  Sabtu (26/10).
 
Dibutuhkan kurang lebih setengah ton terong muda. Setelah dikumpulkan, total 5 ribu terong tersebut dibakar para santri diatas pembakaran yang telah disiapkan panitia, sepanjang 15 meter panggangan yang berjumlah puluhan.
 
Ide untuk membakar terong secara massal, karena terong dikenal sebagai  makanan khas para santri, terutama dilingkungan pesantren yang dikenal sangat nikmat.
 
Ariyani Siregar, SE Senior Manager Muri Indonesia, mengatakan,  bakar terong massal ini tercatat dalam museum rekor muri. "Pondok Pesantren Putri Al Fatimiyah Banjaranyar Paciran Lamongan, resmi tercatat di muri dengan urutan rekor yang ke-9.255  dan saat dilakukan penghitungan jumlah terong mencapai lima ribu terong," kata Ariyani.
 
Bagi kalangan santri, makanan sayur terong menjadi sangat nikmat sekaligus memiliki gizi yang cukup tinggi.
Bakar terong massal ini akan berlanjut pada malam harinya, ribuan santri bersama sama santap makan bareng dengan aneka menu masakkan berbahan terong. (yos)
 
 


Berita Terkait

Santri Bakar Terong Massal 5.000 Terong
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  17 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  16 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  15 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  10 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber