Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

PT Galakarya: Tembok IGD Ambruk Dikarenakan Beban Kanopi Terlalu Berat
Sabtu, 26-10-2019 | 16:00 wib
Oleh : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Pihak pelaksana PT. Galakarya bersikukuh penyebab insiden ambruknya tembok yang masih dalam masa pengerjaan di lantai 2 itu, dikarenakan kolom praktis besi tak kuat menahan kanopi yang berbahan beton. Meskipun pihak DPRD sudah menyatakan insiden proyek bernilai belasan milyar itu diduga adanya kesalahan pada perencanaan.

Insiden ambruknya pekerjaan tembok lantai dua proyek IGD RSUD caruban masih menyisakan kejanggalan. Sebelmunya, pihak DPRD Kabupaten Madiun, menyatakan jika menduga adanya kejanggalan dalam perencanaan pada paket pekerjaan tersebut. 

Selain karena terlalu dekat dengan ruang farmasi, namun dari pihak segi kuantitas pekerjaan pun DPRD juga mempertanyakannya kepada pelaksana proyek PT. Galakarya. 

Manajer administrasi PT Galakarya, Iliya Widiyanto, menyatakan, insiden ambruknya tembok berukuran panjang 10 meter dengan ketinggi baru 90 centimeter itu dimungkinkan adanya human error . 

"Yakni kolom praktis besi yang dimasukkan ke dalam dinding butuh waktu agar kuat.  Namun, justru  ambrol duluan karena bebannya kalah dengan kanopi berbahan beton," ujar Iliya Widiyanto.

Selain fokus pada penyelesaian paket pekerjaan, PT. Galakarya juga dituntut agar segera memperbaiki ruang farmasi yang terdampak, dan bertanggung jawab atas 2 korban pegawai RSUD Caruban yang terluka. (yos) 

Berita Terkait


Komisi D Siap Hearing Terkait Proyek IGD Terdapu RSUD Caruban

PT Galakarya: Tembok IGD Ambruk Dikarenakan Beban Kanopi Terlalu Berat

Datangi Proyek IGD, DPRD Menduga Ada Kesalaan Perencanaan Proyek

Tembok Proyek RSUD Caruban Ambruk, 2 Orang Terluka


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber