Berita Terbaru :
LA Mania Bagi-Bagi Masker ke Tukang Becak dan Penjual Nasi Boran
Warga Berebut Sembako Gratis
Solidaritas Lawan Corona Dengan Bantu APD
Tekan Covid 19, Tagana Bagi Handsanitizer Gratis
Surabaya Pastikan Belum Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar
Pemkot Surabaya Pastikan Masih Akan Pakai Bilik Sterilisasi
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Secara Swadaya
Sidak Dirlantas Polda Jatim, Akses Jalan Poncan dan Rungkut Menanggal Telah Dibuka
Hasil Rapid Test, Satu PDP Reaktif Virus Corona
Pemkot Mojokerto Siapkan Rumah Susun Bagi Para Pemudik
Pertimbangkan Kepentingan Masyarakat,Jalan Rungkut Menanggal-Pondok Candra Dibuka Lagi
Satlantas Polres MojokertoKota Bersama Komunitas Youtuber Membagikan 1000 Masker
Di Jawa Timur Terdapat 21 Kluster Penyebaran Covid 19
Jokowi Tegakan Tidak Bebaskan Napi Koruptor
Puluhan Wastafel Jumbo Dibagikan ke Pasar-Pasar Tradisional
   

Adu Pecut, Tradisi Tiban Ritual Minta Hujan Warga Banyuwangi
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 26-10-2019 | 03:10 wib
Reporter : Iqbal Mustika, Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Warga Desa, Plampang Rejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, mengegelar tradisi adu pecut atau lebih dikenal tiban. Ritual dilakukan lantaran untuk meminta hujan yang selama ini belum turun. Nampak ratusan warga menonton aksi para pendekar tiban tersebut.

Peserta tiban selain berasal dari warga setempat juga datang dari luar kota, mereka berani adu pecut lantaran mereka ingin berkah hujan yang selama 5 bulan terakir belum turun. 

Selain itu, selama ini warga percaya dengan tradisi tiban tersebut dipercaya akan mendatangkan berkah bagi para petani, dengan datangnya hujan dan panen warga melimpah.

Salah satu tokoh tiban, Katirin, mengatakan, dalam pertandingan tiban ini tak jauh beda dengan pertandingan tinju, dalam pertandingan tersebut juga ada peraturan peserta tak boleh memukul muka maupun kaki. "Peserta hanya boleh memukul bagian tubuh depan maupun belakang," ujarnya.

Rencanya tiban kali ini diadakan warga selama 15 hari, mereka juga berdoa dalam atraksi ini hujan segera datang dan diharapkan semua warga khususnya petani seluruh banyuwangi bisa kembali tersenyum. (yos)



Berita Terkait

Tradisi Pariopo Hodo Dipercaya Dapat Menurunkan Hujan

Berharap Turun Hujan, Warga Pamekasan Lakukan Tradisi Okol

Adu Pecut, Tradisi Tiban Ritual Minta Hujan Warga Banyuwangi

Berharap Segera Turun Hujan, Warga Ritual Dengan Cara Menggelar Tari Tarian
Berita Terpopuler
Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Covid-19  13 jam

Dua PDP Meninggal, 10 Lainnya Dinyatakan Positif
Covid-19  12 jam

Satu Warga Pamekasan Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat Ikut Pelatihan Haji di ...selanjutnya
Covid-19  12 jam

Banjir Kiriman Rendam Puluhan Lapak Pedagang Pasar
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber