Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Adu Pecut, Tradisi Tiban Ritual Minta Hujan Warga Banyuwangi
Sabtu, 26-10-2019 | 03:10 wib
Oleh : Iqbal Mustika, Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com, Warga Desa, Plampang Rejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, mengegelar tradisi adu pecut atau lebih dikenal tiban. Ritual dilakukan lantaran untuk meminta hujan yang selama ini belum turun. Nampak ratusan warga menonton aksi para pendekar tiban tersebut.

Peserta tiban selain berasal dari warga setempat juga datang dari luar kota, mereka berani adu pecut lantaran mereka ingin berkah hujan yang selama 5 bulan terakir belum turun. 

Selain itu, selama ini warga percaya dengan tradisi tiban tersebut dipercaya akan mendatangkan berkah bagi para petani, dengan datangnya hujan dan panen warga melimpah.

Salah satu tokoh tiban, Katirin, mengatakan, dalam pertandingan tiban ini tak jauh beda dengan pertandingan tinju, dalam pertandingan tersebut juga ada peraturan peserta tak boleh memukul muka maupun kaki. "Peserta hanya boleh memukul bagian tubuh depan maupun belakang," ujarnya.

Rencanya tiban kali ini diadakan warga selama 15 hari, mereka juga berdoa dalam atraksi ini hujan segera datang dan diharapkan semua warga khususnya petani seluruh banyuwangi bisa kembali tersenyum. (yos)



Berita Terkait


Tradisi Pariopo Hodo Dipercaya Dapat Menurunkan Hujan

Berharap Turun Hujan, Warga Pamekasan Lakukan Tradisi Okol

Adu Pecut, Tradisi Tiban Ritual Minta Hujan Warga Banyuwangi

Berharap Segera Turun Hujan, Warga Ritual Dengan Cara Menggelar Tari Tarian


Kekeringan Berkepanjangan, Ribuan Santri Gelar Sholat Minta Hujan

Ribuan Santri Salat Minta Hujan Peringati Hari Santri

Minta Hujan Puluhan Siswa MI Sholat Istiqo

Forkopimda Jatim Gelar Shalat Minta Hujan

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber