Berita Terbaru :
Satu ASN Positif Corona, Kemenag Berlakukan Karantina Mandiri
Posko Terpadu Pemantauan Warga Pendatang Dioperasikan di Stasiun dan Terminal
Sebut Dokter RSNU Positif Corona, WA Bupati Tuban Langsung Jadi Viral
Warga Magetan Jaga Kawasan Tertib Physical Distancing
Pemkab Ngawi Hapus Tarikan Retribusi Pedagang Pasar
Petugas dan Tim Medis Diperintahkan Awasi Zona Merah
Gara-Gara Tagihan Listrik Warga Blitar Tewas Ditusuk
Penghadang Rombongan Bupati Tulungagung Diamankan Polisi
5 Hari Sudah Pencarian, Adelia Safitri Korban Hanyut Tak Ditemukan
Duh, Pohon Tumbang Timpa Mobil Parkir
Masuk Zona Merah, Akses Gerbang Tol Madiun Diperketat
Akses Jalan Jompo Secara Resmi Dibuka Kembali
Ratusan Santri Lirboyo Telah Tiba di Probolinggo
Kabupaten Madiun Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jadi Endorse Arisan Online, Tyara Barbie Diperiksa Polda Jatim
   

Gubernur Berharap Ada Sinergi Para Menteri Asal Jatim Memajukan Jawa Timur
Politik  Jum'at, 25-10-2019 | 08:12 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Tujuh menteri dalam kabinet Indonesia Maju menjadi kebanggaan bagi Jawa Timur. Pasalnya tujuh tokoh tersebut berasal dari Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur selain mengucapkan selamat, juga berharap agar tujuh tokoh tersebut bisa turut bersinergi dalam memajukan Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan selamat bekerja atas dilantiknya para menteri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin di Kabinet Indonesia Maju, terutama bagi para tokoh asal Jawa Timur yang diberikan mandat dan amanat untuk menjabat pos-pos strategis di kabinet.  Mantan menteri sosial di Kabinet Kerja Jokowi jilid 2 , berharap sinergi bisa dijalin demi memajukan Jawa Timur sebagai daerah asal para menteri.
 
Khofifah menyebut ada banyak kebutuhan terutama infrastruktur dasar yang berbasis rumah tangga yang diharapkan juga tetap  mendapat support dari pemerintah pusat, elektrifikasi secara menyeluruh untuk sambungan listrik  rumah tangga tahun 2021, dan mengentaskan 361 desa tertinggal di Jatim yang kita targetkan tahun 2020.

"Semua ini sangat bersinergi dengan jabatan para mentri baru, seperti Mahfud MD sebagai menkopolhukam, Muhajjir Efendi asal Madiun yang diberi amanah presiden menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta  sosok Jawa Timur yang melenggang masuk di Kabinet Indonesia Maju yakni  Abdul Halim Iskandar, sosok politisi PKB yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Jawa Timur, dan saat ini masih menjabat  Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, kini Halim diberi mandat presiden menjabat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Untuk itu diharapkan Halim bisa turut membantu Jawa Timur dalam rangka mengentaskan desa tertinggal," kata Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim.
 
Sosok yang juga masuk di Kabinet Indonesia Maju adalah Ida Fauziah yang menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja, Khofifah menyebut di bidang tenaga kerja ada perundangan yang menurut informasi masuk omnibus law. Pihaknya menyebut bahwa jawa timur juga akan menyesuaikan jika nanti ada aturan-aturan yang juga bisa menggunakan sistem omnibus law dalam revisi perda di Jatim.(end)

Berita Terkait

Gubernur Berharap Ada Sinergi Para Menteri Asal Jatim Memajukan Jawa Timur
Berita Terpopuler
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Peristiwa  15 jam

Kurangi Resiko Tertular Covid-19 RS UMM Ciptakan APD
Pendidikan  14 jam

Relawan MBLC, Bersama-Sama Perangi Corona
Malang Raya  12 jam

Bantuan Sembako Warga Terdampak Covid-19 Terus Mengalir
Peristiwa  14 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber