Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Amien Widodo, Pakar Kebencanaan ITS
Angin Kencang Landa Wilayah Batu Merupakan Siklus Tahunan
Jum'at, 25-10-2019 | 07:20 wib
Oleh : Atiqoh Hasan
Surabaya pojokpitu.com, Angin kencang yang melanda Batu dan beberapa daerah lain di Jawa Timur ditanggapi pakar kebencanaan ITS Amien Widodo. Menurutnya, adanya angin kencang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan menyebabkan perputaran angin menjadi terbalik.

"Perputaran angin seharusnya terjadi dari lembah ke gunung saat siang tiba. Lalu berbalik menjadi sebaliknya saat malam. Namun yang terjadi Minggu malam di Bumiaji Kota Batu, justru berbalik. Hal itu lantaran terjadi kebakaran hutan di Gunung Welirang dan Arjuno. Sehingga tercipta suhu panas dengan tekanan tinggi menyebabkan perputaran arah angin. Angin yang seharusnya menuju lembah justru ke arah gunung," kata Amien Widodo,  Pakar Kebencanaan ITS.

Meski begitu, angin kencang merupakan siklus tahunan sebagai tanda memasuki musim pancaroba. Namun, kecepatan angin tidak sekencang kejadian kemarin.

Amien menyebut, kejadian tersebut akan terus terjadi seiring terjadinya perubahan iklim. Bahkan, jika tidak diantisipasi, akan menimbulkan korban lebih banyak di perkotaan. Sehingga perlu dilakukan antisipasi seperti pengecekan kesehatan pohon. Agar kejadian pohon tumbang akibat angin kencang tidak akan terjadi.(end)

Berita Terkait


Angin Kencang Hantam Tembok Pesantren dan Sejumlah Rumah Warga

Angin Kencang Landa Wilayah Batu Merupakan Siklus Tahunan

Cuaca Buruk, Puting Beliung Terjang Rumah Warga

Dua Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung


Lagi, Angin Kencang Terjang Dua Kecamatan Magetan

Analisa BMKG Juanda Soal Angin Kencang di Beberapa Wilayah

Angin Kencang Disertai Hujan Rusak Rumah Warga di Prasung Sidoarjo

Waspada Hujan dan Angin Kencang di Musim Pancaroba
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber