Berita Terbaru :
Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Ini Pesan Mahfud MD untuk Pemuda Muhammadiyah
California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
   

Tuan Rumah Pra PON, POSSI Jatim Tak Pasang Target Muluk
Olah Raga  Kamis, 24-10-2019 | 08:17 wib
Reporter : Ambary Taufiq
Surabaya pojokpitu.com, Pengprov POSSI Jawa Timur (Jatim) tak terlalu berambisi mengejar juara umum dalam Pra Kualifikasi PON Selam. Pasalnya, pra PON hanya jadi sasaran antara menuju PON 2020 di Papua.

"Target kita ada dua, jaga sportifitas dan persatuan. Jadi, untuk pra PON cukup dapat tiket maksimal saja," kata Ketua Umum Pengprov POSSI Jatim, Mierza Mutaqien kepada wartawan usai acara pelepasan atlet selam pra PON Jatim di KONI Jatim, Rabu (23/10/2019).

Babak kualifikasi PON cabor selam mempertandingkan 28 nomor. Terdiri dari 20 nomor Kolam dan 8 nomor OBA (Orientasi Bawah Air).
Untuk nomor Kolam diadakan di Saigon, Pasuruan, 25-26 Oktober. Sedangkan Nomor OBA dipertandingkan di Pasir Putih, Situbondo, 29-31 Oktober.

Cabor ini sempat terombang-ambing nasibnya di PON Papua. Sempat tidak masuk dalam 37 cabor yang dimainkan, selam akhirnya jadi dilagakan di PON Papua.

"Kami baru lega setelah keluar draft surat keputusan yang sudah ditandatangani Gubernur Papua. Keputusan selam dipertandingkan di PON Papua digedok dalam rapat KONI Pusat belum lama ini," ujar Mierza.

Tim selam Jatim yang berlaga di pra PON dilepas oleh Wakil Ketua Umum KONI Jatim, Sucipto. Dihadapan atlet, Sucipto berpesan agar seluruh atlet selam Jatim bertanding dengan penuh bersemangat dan tidak boleh meremehkan lawan.

"Jangan overconfident. Boleh percaya diri, tapi tetap waspada. Hadapi lawan dengan semangat tinggi. Sudah berlatih keras dan berpengalaman dan punya prestasi, saya yakin bisa meraih hasil maksimal," ujarnya.

Pihaknya menyerahkan target kepada pengurus selam Jatim. Targetnya apakah cukup lolos atau tampil habisan-habisan. Pengurus pasti punya pertimbangan matang.

"Kalau all out, lalu daerah lain tidak ikut nomor yang dipertandingkan, maka kita akan rugi. Jadi, ini masalah strategi. Kalau di PON, KONI minta semua atlet tampil all out," jelasnya.(end)

Berita Terkait

Tuan Rumah Pra PON, POSSI Jatim Tak Pasang Target Muluk

POSSI Jatim Butuh Katua Umum
Berita Terpopuler
Standar Ganda Pemkot Surabaya: IBL Ditolak, Turnamen Armuji Diberi Izin
Sepak Bola  6 jam

Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Infotainment  6 jam

Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Peristiwa  4 jam

California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Otomotif  3 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber