Berita Terbaru :
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Di Tengah Pendemi Covid 19, Warga Turi Bersyukur Terima Sertifikat Gratis
Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
   

Siswa Madrasah Sidoarjo Ciptakan Alat Pengontrol Biogas
Teknologi  Kamis, 24-10-2019 | 03:11 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Melalui alat ini, produk biogas bisa meningkat 10 persen dari sebelumnya sebagai bahan bakar fosil yang ramah lingkungan. Foto Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Empat siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo berhasil menciptakan alat pengontrol biogas pada kotoran hewan. Temuan alat pendeteksi gas pada kotoran hewan berhasil berprestasi internasional saat mengikuti lomba tentang inovasi teknologi di Malyasia.

Ke-4 siswa Adib Aulia Permana, Bagus Firnanda, Aridin Gustaf, Farid Ibrahim. Mereka semua kelas 12 IPA yang telah menorehkan prestasi internasional saat mengikuti lomba tentang inovasi teknologi.

Menurut Adib Aulia Permana salah satu siswa, prestasi yang diperoleh atas hasil karyanya menciptakan alat bernama Biogas Control And Monitoring System Organizer atau (Bromo). Melalui alat ini, kandungan biogas atas hasil fermentasi kotoran hewan bisa diketahui besarnya kandungan biogasnya melaui aplikasi Bromo di laptop ataupun di android.

Sehingga produk biogas yang dihasilkan bisa meningkat hingga 10 persen. Serta waktu fermentasi juga bisa lebih cepat karena perbandingan campuran air, bakteri, serta kotoran hewan yang dicampur akan terdeteksi dengan cepat jika ada bahan yang kurang.
 
Atas hasil karyanya itu, akhirnya mereka meraih juara satu diajang lomba tingkat Internasional, Dalam Ajang World Invention Competition And Exhibition (Wice) 2019 di Malaysia, pada awal Oktober lalu. Mereka telah menyisihkan 500 peserta yang berasal dari berbagai negara.

Atas hasil karya tersebut, Abdul Jalil, Kasek MAN Sidoarjotelah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, serta akan mempatenkan hasil ciptaan siswanya. Agar tidak diplagiat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui alat ini diharapkan produksi biogas sebagai energi alternatif bisa dinikmati oleh masyarakat secara maksimal. Sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan serta terbarukan. (pul)

Berita Terkait

Temuan Tulang Pandean Sejaman Dengan Makam Nyai Rokaya Cempo

Warga Temukan Sebuah Mortir Aktif di Tumpukan Sampah

Siswa Madrasah Sidoarjo Ciptakan Alat Pengontrol Biogas

Bertemu Perdana Menteri Belanda, Jokowi Bahas Kerjasama Dagang dan Pariwisata
Berita Terpopuler
Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  11 jam

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Peristiwa  10 jam

Mimos, Robot Tanaman Canggih Ala Jepang Karya Siswa SMK
Teknologi  8 jam

Miliki Bondet, Seorang Pria Lumajang Ditangkap Polisi
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber